Warga Depok, Diharuskan Pilah Sampahnya Sendiri

Warga Depok, Diharuskan Pilah Sampahnya Sendiri

HarianDepok.com – Berita , Sampah menjadi salah satu permasalahan yang terus dihadapi oleh kota kota di Indonesia. Banyaknya sampah yang dihasilkan oleh masyarakat membuat beberapa kota di Indonesia diharuskan mengambil tindakan tegas guna menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kota Depok saat ini, telah menjadi salah satu kota yang padat dengan jumlah penduduk sekitar 2,4 juta jiwa. Hal ini berdampak kepada bertambahnya sampah di kota tersebut. Upaya pemerintah kota Depok untuk dapat menanggulangi sampah sampah dikotanya tersebut telah dilakukan, salah satunya yaitu dengan adanya kerjasama antara pihak pemerintah Jepang untuk mengelola sampah sampah di kota Depok. Hingga kini, kerja sama tersebut masih terus berlanjut.

Di lain hal, pemerintah kota Depok pun telah mengeluarkan keputusan untuk membebaskan retribusi sampah untuk warga kota Depok dengan catatan warga kota Depok diharuskan mengolah sampahnya sendiri. Apabila sudah dipilah pilah oleh warga Depok, maka nantinya akan ada petugas yang akan mengangkut sampah tersebut untuk diolah kembali sehingga bisa dimanfaatkan lagi.

Banyaknya warga Depok yang tidak mengindahkan peraturan tersebut membuat pemerintah kota Depok semakin kewalahan mengahadapi permasalahan sampah uang tak kunjung ada habisnya.

DPRD Kota Depok demi mengatasi hal tersebut, hingaa kini tengah menggodok peraturan yang berisi sanksi sanksi tegas untuk warga yang tidak melakukan pemilahan sampahnya sendiri. Aturan tersebut rencananya, para pelanggar akan dikenai sanksi berupa denda sebesar 10 kali lipat dari biaya retribusi sampah yang ditetapkan oleh pemerintah kota Depok.

Wakil Ketua DPRD Depok Suparyono bersama pemerintah kota Depok saat ini tengah membuat peraturan bagi warga yang tidak mau memilah sampahnya sendiri.

“Setiap warga yang tidak memilah sampahnya sendiri, akan langsung dikenakan sanksi denda sebesar 10 kali lipat dari biaya retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah kota Depok,” kata Suparyono pada, Rabu (11/03/2015).

Aturan tersebut sengaja dibuat oleh pihaknya, karena saat ini pemerintah Depok telah membebaskan biaya retribusi sampah warga kota Depok. Jadi masyarakat harus peduli dengan kebersihan.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: