Bukti Lemahnya Pengawasan Gedung, Dengan Terbakarnya Wisma Kosgoro

Bukti Lemahnya Pengawasan Gedung, Dengan Terbakarnya Wisma Kosgoro

Foto : sindonews.com

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Terbakarnya gedung Wisma Kosgoro di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (09/03/2015) sore, dinilai merupakan cermin lemahnya pengawasan serta perawatan gedung secara berkala. Pengawasan yang dilakukan Pemprov DKI tidak seketat seperti saat pemberian izin pembangunan gedung baru. Menurut Her Pramtama, Ketua kehormatan Ikatan Arsitek Indonesia Daerah Jakarta, seharusnya pemilik gedung harus benar-benar memenuhi peraturan yang dibuat Pemprov DKI tentang evaluasi perawatan gedung secara berkala, yakni lima tahun sekali.

Ia melanjutkan, selain kedua hal tersebut jumlah arsitek untuk mengecek sistem proteksi gedung juga tidak seimbang dengan jumlah gedung yang berdiri kokoh di Jakarta. Arsitek-arsitek yang ada saat ini lebih banyak tidak mempunyai kompetensi memeriksa semua sistem proteksi gedung-gedung tinggi. Ia pun menghimbau kepada Pemprov DKI agar membuat regulasi tentang pengawasan bangunan tersebut. Pemprov DKI juga harus dapat tegas mendesak pemilik gedung untuk menunjuk arsitek yang berkompeten.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Subejo sebelumnya mengatakan, perangkat sistem proteksi kebakaran Wisma Kosgoro diketahui tidak berfungsi. Seperti fire sprinkler, pompa air, dan lift kebakaran. Wisma Kosgoro pun sudah mendapatkan peringatan untuk memperbaiki sistem proteksi kebakaran tersebut sejak tahun 2008. namun pemilik gedung tidak melaksanakan peringatan tersebut.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok