Banyak Lini Yang Harus Dibenahi Persela Lamongan

Banyak Lini Yang Harus Dibenahi

 

HarianDepok.com – Olahraga – Sepakbola – Nasional , Usai turnamen Piala Gubernur Jatim dan SCM Cup 2015, Persela telah menjalani uji coba melawan tim-tim ISL maupun Divisi Utama. Hasilnya, Persela menang dua kali, serta masing-masing sekali seri dan kalah.

Lini belakang Persela Lamongan dalam sorotan usai dikalahkan tuan rumah PSM Makassar, Minggu (8/3) kemarin. Tim pelatih Laskar Joko Tingkir tengah berupaya keras untuk mengembalikan ketangguhan barisan bek Persela.Dari empat uji coba tersebut, tim kebanggaan LA Mania ini baru lima kali membobol gawang lawan dan empat kali kecolongan. Jelas capaian ini membuat tim pelatih belum puas. Poles dan terus memoles akan dilakukan sebelum Indonesia Super League (ISL) 2015 bergulir, 4 April mendatang.

Setelah merampungkan empat kali uji coba, baik melawan tim Divisi Utama maupun Indonesia Super League (ISL), tim pelatih Persela Lamongan sudah memiliki gambaran tentang sektor-sektor mana saja yang harus dibenahi. Selain lini belakang, transisi dan komunikasi juga dari sorotan.

Dari empat kali uji coba, Persela menang dua kali, serta masing-masing sekali seri dan kalah. Tim kebanggaan LA Mania ini baru mencetak lima gol dan empat kali kecolongan oleh gol lawan. Bahkan di laga lawan PSM Makassar, pemain Persela melakukan dua kali bunuh diri.

“Dari hasil empat kali uji coba terakhir, kami sudah memiliki gambaran materi yang akan kami perbaiki. Utamanya masalah transisi dan komunikasi. Apalagi, total kami kebobolan empat kali dan mencetak lima gol,” sebut asisten pelatih Persela, Didik Ludiyanto

Jadwal baru Indonesia Super League (ISL) musim 2015 kurang bersahabat bagi Persela Lamongan. Walau kemungkinan jadwal bisa berubah, namun PT. Liga Indonesia selaku operator liga menyatakan untuk putaran pertama sudah fix atau tak ada perubahan.

Jika demikian, maka jadwal baru ini kurang bersahabat dengan Persela Lamongan. Mempelajari jadwal putaran pertama, maka ada periode berat dan melelahkan, yakni di medio Mei hingga Juli. Periode itu berat bukan hanya soal laga away, tapi juga bobot lawan yang dihadapi.

Dimulai pada Mei-Juni, Laskar Joko Tingkir harus melakoni empat laga away berurutan. Dimulai pada Mei, Persela melakoni laga away ke markas Persiba Balikpapan dan PSM Makassar pada 12 dan 16 Mei. Bulan berikutnya, Persela masih bertarung di luar Lamongan.

Pada 6 Juni dan 28 Juni, Khoirul Huda dkk melakoni derby Jawa Timur kontra Arema Cronus dan Persegres Gresik United. Setelah menjalani empat laga away, Persela Lamongan mendapatkan ‘imbalan’ tiga pertandingan kandang selama Juli. Tapi tunggu dulu, laga di Stadion Surajaya juga tak gampang.

 

[NandaRiskiawan/HD]

Tags:
author

Author: 

Internet Marketers & Penulis Konten