Andrew Chan Melamar Kekasih Sebelum Di Eksekusi Mati

Andrew Chan Melamar Kekasih Sebelum Di Eksekusi Mati

HarianDepok.com – Berita – Nasional, Meskipun sudah dipastikan akan menerima hukuman mati, salah satu terpidana mati anggota “bali nine” asal Australia, Andrew Chan yang saat ini tengah menunggu eksekusi, berusaha mengakhiri kisah asmaranya dengan Indah. Andrew Chan melamar kekasihnya beberapa waktu setelah permintaan grasinya ditolak Presiden Joko Widodo.

Gadis itu bernama Febyanti, salah seorang pastor asal Yogyakarta yang memiliki kelompok religi di Indonesia dan Singapura.

Dikutip dari News Corporation, saat itu Feby sedang mengunjungi Chan di penjara sebagai bentuk dukungan moral terhadap orang-orang yang menjalani hukuman bersama rekan kelompok religinya. Saat Feby menemui Chan, Ia melingkarkan cincin ke jari manis Feby.

”Andrew adalah salah satu orang terkuat dan paling baik yang pernah saya temui,” kata Feby pada Senin (9/3/2015).

Kendati demikian, Feby mengatakan bahwa ia sangat menghormati hukum di Indonesia dan tak pernah mengasihani kekasihnya, Chan meskipun ia akan menghadapi hukuman mati.

”Jika Anda bertanya kenapa saya mencintainya, itu karena ia juga manusia yang memiliki kelemahan, tapi ia punya banyak hal baik,” kata Feby.

Menurutnya, apa yang telah dilakukan kekasihnya, Chan adalah kejahatan yang harus dibayar dengan hukuman yang telah diputuskan oleh Negara.

Ketika Chan melamar Feby, orang tua Chan, Ken dan Helen sedang berada di Bali dengan tiga saudara Chan lain. Mereka merayakannya dengan kue.

Sebelumnya, Chan dan Feby bertemu pertama kali pada Mei 2012. Mereka bertemu ketika Feby mengunjungi penjara tempat Chan sebagai agenda rutin dari gereja untuk ikut mendampingi para narapidana yang kurang mendapatkan bimbingan rohani sesuai ajarannya masing-masing.

Sejak pertemuan itu, selama dua tahun terakhir mereka menjadi teman dekat, terlebih Andrew Chan dikenal aktif melakukan kegiatan sosial kemanusiaan dan ikut membantu proses rehabilitasi narapidana yang lain. Awal tahun 2014, mereka memulai kisah asmara karena sering bertemu dan bekerja sama memulihkan kondisi rohani narapidana di lapas nusa dua, Bali.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)