PRT Asal Indonesia Diluar Negeri,  Rentan Di Eksploitasi

 

PRT Asal Indonesia Diluar Negeri,  Rentan Di Eksploitasi

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Ditahun 2017 mendatang, jokowi akan menghentikan penempatan PRT (Pembantu Rumah Tangga) yang berada di luar negeri. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan harga diri serta martabat bangsa. Karena permasalahannya daya saing  tidak dimiliki oleh TKI yang kini berada diluar negri, sehingga hal ini menjadi permasalahan yang tengah dihadapi.

Mereka sangat rentan untuk dieksploitasi, faktor utamanya dikarenakan kurangnya keterampilan dan juga pendidikan yang sangat minim. Nusron wahid selaku kepala badan nasional penenmpatan dan perlindungan tenaga kerja indonesia menerangkan bahwa, kemirisan PRT dari indonesia yang mengerjakan seluruh pekerjaan rumah dan juga dieksploitasi, demikian itulah yang diungkapnya sabtu kemaren (07/03/2015).

Langkah awal yang dilakukan oleh pemerintah adalah, di tahun ini dilakukan penghentian pengiriman TKI ke negara timur tengah. Dengan cara bertahap hingga tahun 2017 akan dilakukan penghentian PRT ke taiwan, malaysia, singapura, asia fasifik, hongkong sampai pada makau. Sementara untuk kedepannya, pemerintah akan melatih TKI dengan membekali keterampilan sebelum mengirim keluar negeri dengan tujuan untuk mengentikan expor PRT.

Jika tenaga kerja yang dikirmkan memiliki skill yang kuat maka juga akan mendapatkan proteksi yang kuat pula, terang nusron. Untuk itulah, kali ini  pemerintah berusaha keras dalam menindaklanjuti kebijakan tersebut. Hal ini juga dilakukan untuk kebaikan bangsa dan menjadikan indonesia lebih bermartabat.

Dan untuk rencana kedepan yang akan dilakukan nusron wahid ini, TKI kedepannya akan diberikan pelatihan ataupun kursus yang dibawah naungan kementerian pendidikan dan juga kebudayaan. Yang mana saat ini telah diberlakukan program wajib belajar 12 tahun. Sehingga hal ini merupakan bekal bagi para TKI ketika ia akan keluar negeri. Sehingga mereka memiliki skill yang terasah dan  juga pendidikan  yang tinggi. Untuk itulah upaya yang dilakukan kedepan ini diharapkan bisa tercapai dan memberikan output yang lebih baik. Harapan kedepan nusron adalah menjadikan bangsa indonesia ini khususnya untuk para TKI menjadi lebih bermartabat, pungkasnya.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: