Perselisihan Antara Penghuni Dan Pengembang Kalibata City Belum Mencapai Titik Temu

Perselisihan Antara Penghuni Dan Pengembang Kalibata City Belum Mencapai Titik Temu

HarianDepok.com- Property – Para penghuni Kaibata City merasa sangat was- was mengenai keamanan yang ada di Kalibata City. Terebih dengan berbagai kejadian yang akhir- akhir ini terjadi, salah satunya adalah dengan adanya kasus terbunuhnya seorang wanita yang bernama Holly Angela pada lantai 9 Tower Eboy, Kalibata City, Jakarta Selatan, pada bulan Nopember 2013 lalu.

Kali ini permasalahan timbul di perumahan tersebut yakni perselisihan antara penghuni dengan pengelola apartemen Kalibata City terus berlanjut. Perselisihan yang diakibatkan karena IPL (Iuran Pengelola Lingkungan) dan kinerja dari BPS (Badan Pengelola Lingkungan) belum juga mengalami titik temu.

Upaya yang dilakukan oleh pihak pengembang untuk membentuk Panitia Musyawarah Apartemen Kalibata City guna  mempersiapkan P3SRS (Perhimpunan Penghuni dan Pengelola Satuan Rumah Susun) ditolak mentah- mentah oleh para penghuni karena dinilai tidak ada transparasi dan melibatkan para penghuni.

Fifi Soraya salah seorang penghuni mengatakan, pelantikan P3SRS dilakukan pada pukul 5 sore. Saat itu mayoritas para penghuni masih berada di tempat kerja (kantor). Para pengembang dinggap tidak melibatkan para penghuni yang masih untuk melakuakan sosialisasi dan edukasi P3SRS.

“Yang lebih aneh lagi, kami yang selama ini aktif untuk menyosialisasiakan dan mengarahkan warga apa itu P3SR justru malah tidak pernah diajak berembuk, bahkan kami tidak diundang dalam acara tersebut,” Ungkap Fifi, Jumat (6/ 3/ 2015).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa, para pengembang menunjuk Rusli Usman seorang mantan General Manager Badan Pengelola Kalibata City sebagai ketua umunya. Warga menilai Rusli pernah menaikan tarif iuran dari pengelolaan lingkungan semaunya sendiri.

Sementara itu, Evan T Walid selaku General Manager Kalibta City membantah tuduhan pembentukan dari P3SRS secara sepihak. Ia menjelaskan bahwa yang telah dibentuk dan dilantik bukan P3SRS melainkan Panmus AKC. Adapun tugasnya adalah untuk mempersiapkan pemilihan P3SRS.

“dengan adanya Panmus AKC tersebut, tak lama lagi Apartemen Kalibata City mempunyai pengurus P3SRS yang resmi yang merupakan  perwakilan dari warga,” Ujar Evan, Sabtu (7/ 3/ 2015).

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)