Bisnis E- Commerce, Pemerintah Ingin Membatasi Bagi Investor Asing

Bisnis E- Commerce, Pemerintah Ingin Membatasi Bagi Investor Asing

HarianDepok.com- Bisnis- Pemerintah kini tengah mempertimbangkan matang- matang untuk memasukan binis e- commerce atau biasa yang disebut sebagai perdagangan elektronik ke dalam daftar negatif investasi (DNI).

Sofyan Jalil selaku menteri perekonomian menjelaskan, hal ini sebenarnya menimbulkan dilema bagi pemerintah sendiri. Di lain pihak, apabila sektor bisnis ini dibuka bagi para pengusaha asing, pemasukan negara akan menjadi berkurang.

Akan tetapi di sisi lain, dengan masuknya para investor asing itu aka mempercepat pertumbuhan bisnis pada perdagangan elektronik. Terlebih terdapat delapan perusahaan asing yang kini telah menyatakan kesiapanya untuk memberikan investasinya di sektor bisnis ini.

“Akan lebih cepat perkembanganya, akan tetapi industri tersebut dapat dikontrol oleh pihak asing. Oleh karena itu, menurut saya perlu adanya regulasi yang tepat. Selama ini Kementrian sendiri melakukan pendekatan secara parsial,” Ungkapnya ketika melakukan rapat koordinasi mengenai e- commerce, Jakarta, Jumat (6/ 3/ 2015).

Banyaknya para pengguna telfon seluler terlebih smartphone di Indonesia menciptakan peluang pasar yang sangat potensial pada bisnis e- Commerce ini. Bagai pemerintah, hal ini merupakan peluang untuk meningkatkan penerimaan pajak pada sektor tersebut.

Sofyan sediri menjelaskan, pemrintah saat ini tengah mengatur regulasi yang mengatur mengenai perdagangan elektronik tersebut. Targetanya, aturan itu bisa tuntas dalam jangka waktu 3 hingga 6 bulan kedepan.

Lebih lanjut ia memaparkan, terdapat 20 hingga 30 permaslahan yang akan diatur dalam aturan tersebut. “salah satu yang akan dibahas adalah mengenai masalah perlindungan konsumen”, tuturnya.

Dalam riset yang dikeluarkan oleh Google kemarin, Indonesia adalah negara nomior tiga yang menggunakan internet di smartphone di dunia. sesuai rset tersebut, sebagian besar atau sekitar 66 persen penggunanya menggunakan telfon pintar untuk melihat produk yang akan dibelinya.

Penyusunan peraturan mengenai e- commerce akan melibatkan banyak elemen dan pihak. karena hal tersebut menyangkut banyak isu yang berkembang, mualai dari logistik, institusi finansial, atau bahkan infrastruktur.

 [NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: