Ciputra Residence Mempersiapkan Budget Rp 1,8 Triliun Untuk Belanja Modal Tahun Ini

Ciputra Residence Mempersiapkan Budget Rp 1,8 Triliun Untuk Belanja Modal Tahun Ini

HarianDepok.com- Properti – Salah satu anak usaha PT Ciputra Development Tbk yakni PT Ciputra Residences mempersiapkan dana sebesar Rp 1,8 triliun guna keperluan belanja modalnya di tahun 2015 ini.

Agus Surya Widjaya selaku Direktur PT Ciputra Resisdence menyatakan bahwa belanja modal sebesar itu akan diperuntuhkan untuk membangun proyek komersial perkantoran Citra Towers yang ada di kawasa kemayoran, Jakarta Pusat, pengembangan klaster serta properti komersial yang ada di wilayah Citra Raya Tanggerang, dan akuisisi lahan pada sejumlah kota untuk mengembangkan perumahan.

“pada tahun 2015 ini kami akan mengeluarkan 5 proyek baru yaitu perumahan yang ada di kawasan Samarinda dengan luas lahan mencapai 50 hingga 70 hektar, perumahan di daerah Malang 50 hektar, pengembangan komersial multifungsi di kawasan kemayoran seluas 2 hektar, di banjar masin 100 hektar, pengembangan komersial di Fatmawati Jakarta Selatan sebesar 4,5 hektare,” Ujar Agus Selasa (3/ 3/ 2015).

Lebih lanjut ia menegaskan, dia sangat berharap dari proyek tersebut perusahaan mampu memperoleh penjualan sebesar 25 persen sampai 30 persen lebih besar jika dibandingkan dengan pencapaian yang di peroleh pada tahun 2-14 kemarin senilai Rp 3,6 triliun.

Ciputra Residance sendiri baru saja merilis properti fasilitas komersial yang berupa EcoPlaza dalam pengembangan Ecopolis dengan luas lahan mencapai 100 hektare yang ada di kawasan skala kota Citra Raya, Tanggerang. Pembangunan dari EcoPlaza merupakan bagian dari rencana yang strategis dari perusahan guna meningkatkan nilai kawasan sebagai tempat hunian dan juga sebagai bisnis berinvestasi.

Selain proyek EcoPlaza, Ciputra juga membangun perkantoran Citra Towers yang ada di kawasan Kemayoran dengan luas lahan mencapai 1,8 hektar. Dalam pengembanganya, Ciputra Residence membangun aliansi dengan PT Pembina Sukses Utama yang menjadi pemegang konsesi Hak Pengelolaan Lahan.

Sejak dikomersilkan pada pertengahan bulan tahun 2014 kemarin, menara pertama dengan skema strata telah berhasil dijual 80 persen dengan harga perdananya mencapai rata- rata Rp 30 juta/ meter perseginya.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: