Karena Terpidana Mati, Raheem Agbaje Ajukan Gugatan Ke PTUN

Karena Terpidana Mati, Raheem Agbaje Ajukan Gugatan Ke PTUN

HarianDepok.com – Berita – Nasional – Cilacap, Raheem Agbaje yang merupakan asal kewarganegaraan cordova telah mengajukan gugatan karena telah ditetapkan tindak pidana mati oleh keputusan keppres (keputusan prisiden) di rabu kemaren (04/03/2015). Berdasarkan keputusan yang telah ditetapkan tersebut, rahem juga ikut serta dengan rombongan yang akan dilakukan eksekusi mati. Namun saat ini dirinya melakukan gugatan dan sudah mendaftrakan di PTUN keputusan presiden, yang dibantu dengan kuasa hukumnya utomo karim. Sebagai dasar dirinya melakukan gugatan adalah lantaran pengajuan grasi di tahun 2008 yang lalu baru mendapat jawaban 2015, sedangkan dalam peratursan pasal 15 ayat 1 UU Nomor 5 tahun 2010, menjelaskan bahwa grasi harus dijawab sebelum bulan oktober tahun 2012.

Sedangkan rahem mengajukan garsi di tahun 2008, sehingga  hal ini membuat pihaknya kembali mengajukan grasi, ujar utomo kamis kamaren (05/03/2015). Utomo juga menjelaskan bahwa ada beberapa identitas yang salah yang terdapat didokume. Identitas yang disebutkan dengan nama rahem agbaja asal cordova, padahal nama aslinya adalah zamiyu labi albasin berkewarganegaraan nigeria. Utomo  juga mengatakan identitas tersebut dipalsukan, karena awalna rahem ini akan imigran ke kanada dan melalui malaysia. Sementara itu dalam tujuannya tersebut oleh malaysia dianggap overstay  maka dokumen ditahan. Kemudian rahem ke tailand dan disanalah dia memiliki identitas baru.

Namun saat diajuakn PN ke surabaya, yang akan nantinya diteruskan di MA, hal tersebut langsung dilakukan penolakan. Sementara itu kejaksaan agung dalam waktu dekat ini akan melakukan 2 tahap eksekusi masti, dari informasi yang diperoleh 11 terpidana mati ini, 8 diantaranya akan dilakukan eksekusi dalam waktu yang dekat. Yang saat ini terpidana dipeindahkan di nusakambangan pada hari rabu kemare. Begitupun juga dengan raheem yangtelah dipindahkan di nusakambangan yang saat ini sudah di giring kelapas besi. Namun untuk kapan kesemuanya tersebut dilakukan eksekusi mati  masih belum diketahui secara pasti. Untuk sementara ini memang masih membawa terpidana ke penjara besi.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: