Kisah Perempuan Tak Pernah Senyum Selama 40 Tahun

kisah-perempuan-tak-pernah-senyum-selama-40-tahun

HarianDepok.com – Berita Unik – Di sebuah restoran di Ibu Kota London, Inggris, sekelompok perempuan terlihat sedang mengobrol sambil tertawa-tawa ceria. Tapi di antara kegembiraan itu, ada seorang perempuan yang wajahnya hanya datar, tanpa senyuman sedikit pun. Dia adalah Tess Christian, 50 tahun.

Tess bukannya tidak suka humor, tapi selama hampir 40 tahun dalam hidupnya dia secara sadar menghindari senyuman, apalagi tertawa, bahkan di saat putrinya lahir sekali pun. Tess mengatakan dia mempertahankan wajah datarnya tanpa senyuman untuk menghindari kerutan di muka, supaya dia awet muda, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Selasa (3/2).

“Saya tidak punya kerutan di wajah karena sudah terbiasa mengendalikan otot di muka,” kata Tess. “Semua orang mengira saya menjalani sedot lemak, tapi tidak. Ini semua berkat saya tidak senyum atau tertawa sejak remaja. Pengorbanan saya terbayar. Saya tidak punya satu garis kerutan pun di wajah.”

Tess mengaku dia ingin tampak awet muda dengan cara yang alami dan lebih efektif.

Ahli Demartologi Nick Lowe mengatakan cara itu memang bisa saja efektif.

“Cara itu bisa jadi efektif sebagai teknik menghindari penuaan. Tak diragukan lagi, sejumlah aktris juga menjalani cara ini,” kata dia.

Aktris Kim Kardashian dikenal pelit senyum karena dia mengaku tidak ingin punya kerutan di wajahnya, sama seperti Tess.

Menurut orang seperti Tess dan Kim, kegembiraan hidup yang dilampiaskan dengan senyuman atau tawa layak dikorbankan demi menghindari kerutan di wajah.

“Saya bukannya merasa menderita. Saya mencintai hidup. Saya hanya merasa tidak perlu memperlihatkannya dengan senyuman kepada orang lain,” ujar Tess.

Tapi rupanya hidup tanpa senyuman itu bukan jadi satu-satunya alasan Tess untuk menghindari kerutan di wajah. Dia mengatakan sekolah agama Katolik yang dia jalani sewaktu kecil juga mengajarkan dia untuk tidak senyum.

“Para biarawati di sekolah itu tidak suka melihat anak-anak tersenyum,” kata dia.

Tess yang kini bekerja sebagai guru tata boga itu bertemu dengan suaminya, Nigel, fotografer berusia 54 tahun, di sebuah bar pada 1990. Pada Maret 1991 mereka dikaruniai seorang putri, Stevie.

“Ketika Stevie lahir saya sangat bahagia tapi tetap tidak merasa harus tersenyum.”

 

[Irma wulandari/HD]

 

Tags:
author

Author: 

Publisher & Content Writer