Disperindag Minta Tambah Pasokan gas Melon Dua Kali Lipat Pada Hiswana Migas Depok

Disperindag Minta Tambah Pasokan gas Melon Dua Kali Lipat Pada Hiswana Migas Depok

HarianDepok.com – Berita , Athar Susanto sebagai Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kota Depok, mengaku tidak mampu memenuhi permintaan Disperindag Kota Depok untuk menambah pasokan gas elpiji 3 kg menjadi dua kali lipat, yakni 1.425.000 tabung tiap bulan, menjadi sekitar 2,8 juta tabung. Athar mengungkapkan, saat ini yang mampu dipenuhi pihaknya adalah menambah 3000 tabung perhari atau sekitar 90.000 tabung tiap bulan. “Kami tidak bisa memenuhi permintaan Disperindag yang ingin menambah dua kali lipat,” ucap Athar ketika dihubungi Warta Kota, Senin (02/03/2015).

Seperti yang diketahui, akibat naiknya harga gas elpiji 12 kg sejak 1 maret yang sebelumnya Rp 129.000 per tabung, menjadi Rp 134.000. untuk mengantisipasi melonjaknya permintaan gas elpiji 3 kg, Disperindag meminta penambahan pasokan gas elpiji 3 kg sebanyak dua kali lipat dari Hiwana Migas Depok. Menurut Athar, ketidakmampuan memenuhi permintaan Disperindag dikarenakan terbentur kuota dari pemerintah yang didapat oleh pihaknya. “Kuotanya hanya segitu saja dan tidak bisa mencapai dua kali lipat,” tutur Athar.

Meski begitu, Athar yakin selama penjualannya dilakukan tepat sasaran, tidak akan ada kelangkaan gas elpiji 3 kg di Depok. “Pengawasan yang lebih penting, agar tepat sasaran. Kalau ini sudah dilakukan, tidak akan ada kelangkaan gas elpiji 3 kg,” ucap Athar. Athar menambahkan, saat ini harga elpiji 12 kg di agen sebesar Rp 133.000. sedangkan harga gas elpiji 3 kg sebesar Rp 14.000 di agen. Namun diwarung dijual sekitar Rp 17.000 sampai Rp 18.000 per tabung. “Jadi harga ke konsumen bertambah Rp 3000 sampai Rp 4000.” jelas Athar.

 

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok