ASEAN Menargetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen

ASEAN Menargetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen

HarianDepok.com – Bisnis ,  ASEAN, perhimpunan Negra- Negara Asia Tenggara memiliki target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1 persen pada tahun 2015 ini. Targetan tersebut lebih beasar jiak dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,5 persen.

Integrasi ekonomi ASEAN dipercaya mampu membantu negara- negara angotanya untuk menjawab tantangan yang muncul karena ketidak pastian dari kondisi perekonomian global saat ini. Sesuai dengan data Sekretariat ASEAN, perdagangan intra ASEAN pada tahun 2013 mencapai angka US$ 608,6 miliar. nilai perdagangan itu merupakan 24,2 persen dari jumlah total perdagangan yang ada di kawasan ASEAN.

Sementara itu, investasi asing yang masuk ke negara- negara anggota ASEAN mencapai US$ 122,4 miliar pada tahun 2013 kemarin. Dari total jumlah tersebut, terdapat 17,4 persen adalah investasi interegional yang ada di kawasan.

Rachmat Gobel selaku Menteri Perdagangan menyatakan memiliki komitmen untuk mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASIAN pada akhir tahun 2015 ini. Penegasan tersebut disampaikan pada ‘The 21st ASEAN Economic Ministers Retreat Meeting’ yang diselenggarakan di Kota Bahru, Kelantan, Malaysia pada pekan lalu.

“Indonesia masih memiliki komitmen untuk mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN pada akhir tahun 2015 ini. Adapun target pertumbuhan perekonomianya ASEAN adalah 5,1 persen”, ungkap Rachmat, Minggu (2/ 3/ 2015)

Kendati menyatakan komitmenya, Rachmat memberi beberapa catatan bila MEA harus dpat memberikan keuntungan dan manfaat untuk pembangunan ekonomi di seluruh negara anggota yang tergabung dalam ASEAN. Karena ini akan selaras dengan tujuan dibentuknya MEA 2015 yaitu terbentuknya wilayah pertumbuhan ekonomi yang merata.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa topik utama dibahas, diantaranya adalah implementasi inisiatif Cetak Biru MEA dan Visi MEA Pasca 2015.  Beberapa usulan targetan dari ASEAN di masa pemimpinan dari Malaysia juga menjadi bahan perbincangan sendiri diantaranya pemberlakuan ASEAN Business Travel Card dan pembahasan pembangunan perundingan Regional Comprehenive Economic Partnership, serta perkembangan dari perundingan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN. Semua pembahasan tersebut tak lain untuk memajukan pertumbuhan ekonomi di kawasan negara- negara yang tergabung dalam ASEAN.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: