Upah Buruh Tergerus 30 Persen, Dampak Harga Beras Naik

Upah Buruh Tergerus 30 Persen, Dampak Harga Beras Naik

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Saat ini daya beli masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya menurun seiring dengan kenaikan harga beras. Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera (KSBSI) menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan dan sangat memberatkan untuk lapisan masyarakat Indonesia, terutama bagi buruh yang baru memulai menikmati kenaikan UMP 2015 pada Februari kemarin. Menurut Mudhofir, Presiden KSBSI, buruh yang setiap tahunnya memperjuangkan untuk kenaikan UMP dan UMK ?menjadi semakin kecil nilai manfaatnya akibat situasi ini.

Ia mengungkapkan, dengan kenaikan harga beras yang mencapai 15-20 persen itu, akan berdampak terhadap kenaikan biaya konsumsi buruh dan keluarganya sebesar 30 persen dari upah. “Dan artinya akan menurunkan upah riil buruh? secara signifikan?.” tegas Mudhofir. Mudhofir menjelaskan lebih jauh dan secara tegas mengkritisi peranan Bulog dalam menjaga kestabilan harga beras yang tidak berjalan maksimal.

Mudhofir mengungkapkan, “Bulog seharusnya bisa mempersiapkan segala kemungkinan dalam upaya menjaga kestabilan harga beras dalam situasi apapun, baik pada musim penghujan, ataupun bekerja sama dengan aparat mengenai penindakan spekulan dan importir beras yang nakal.” Ia menegaskan kondisi seperti ini harus segera diakhiri, kalau tidak nasib rakyat kecil akan semakin teraniaya, dan dalam keadaan lapar tentunya akan membuat orang mudah Emosi, pastinya akan berdampak pada gangguan kestabilan nasional. “Harga beras harus segera distabilkan oleh pemerintah agar normal kembali.” ujar Mudhofir.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok