Dampak Rupiah Anjlok, Harga Tempe Akan Segera Naik

Dampak Rupiah Anjlok, Harga Tempe Akan Segera Naik

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS (USD) hampir menyentuh angka Rp 13.000 per USD. Menurut data Bank Indonesia kemarin, nilai tukar Rupiah terhadap USD menyentuh angka Rp 12.993 per USD. Pelemahan rupiah menurut Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, terjadi karena sentimen negatif perekonomian. Namun apapun penyebabnya, pelemahan nilai tukar Rupiah akan berdampak langsung pada masyarakat kecil. Harga tempe yang merupakan santapan masyarakat akan naik menyusul pelemahan nilai tukar.

Aip Syaefudin, Ketua Asosiasi Tempe, mengatakan saat ini harga tempe dalam negeri belum ada kenaikan. Namun harga tempe mungkin akan segera naik sekitar Rp 500 – Rp 1000 per kilogram, kalau melihat dari pelemahan nilai tukar. Jika sudah memasuki kondisi nilai tukar Rupiah melemah, Aip mengakui pihaknya kini sangat khawatir. Karena dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat kecil dan para pengusaha tempe.

Saat ini Indonesia masih mengimpor kedelai, pastinya kenaikan harga tempe tidak bisa dihindari. Agar tidak mengalami kerugian, hampir seluruh pembuat tempe terpaksa harus menaikkan harga jual. Menurut Aip, jika nanti harga tempe mengalami kenaikan tentunya tidak disemua wilayah. Karena masing-masing daerah memiliki harga yang berbeda. Di Jabodetabek Harga Kedelai sekitar Rp 1500-9000 per kg, mungkin saja di Padang bisa Rp 11.000 per kg.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok