Setelah Mendatangkan Zero, Garansindo Akan Membuat Motor Listrik Lokal

Motor Listrik Lokal

HarianDepok.com- Otomotif- Motor , Tak dipungkiri, para pabrikan otomotif semakin gentol- gentolnya ingin meghadirkan suguhan yang terbaik bagi para konsumenya. Dengan berbagai inovasi dan teknologi, sekarang tunggangan tidak hanya ditutut aman dan nyaman namun juga harus ramah lingkungan. Salah satu mesin yang ramah lingkungan adalah mesin hybrid tenaga listrik.

Pada dasarnya PT Garasindo Inter Global sudah memiliki merk tunggangan roda dua dengan tenaga listrik yakni Zero yang diimpor secara langsung dari Amerika. Karena menempati segmen motor premium , maka tak ayal apabila motor ramah lingkungan tersebut dibanderol dengan harga yang cukup fantastis.

Sebut saja series Zero model FX dengan kemampuan baterai 2,8 KWh dibandero dengan harga175 juta, untuk model S dengan kemampuan baterai 9,4 KWh dibanderol dengan kisaran harga Rp 230 juta, tipe DS dibanderol Rp 230 juta dan untuk tipe SR dibanderol dengan harga Rp 290 juta.

Tak mau berhenti di kelas premium saja PT Garansindo rencananya akan membuat motor listrik produksi dalam negeri. Muhammad Al Abdullah selaku CEO PT Garansindo Inter Global menjelaskan bahwa motor listrik yang akan dibuat tersebut benar- benar divelpmen secara khusus dan dibuat di dalam negeri, dengan catatan ada transfer teknologi dari luar negeri.

Oleh karena itu, nantinya motor tersebut akan dirakit dan komponenya didatangkan dari dalam negeri. Dengan semuanya diambil dari pasar lokal, tidak menutup kemungkinan akan menghemat biaya produksi dan harganya pun juga bisa turun.

“Saya sudah bertemu denganya, dan ia mengatakan bahwa saya akan menjual motor listrik zero, akan tetapi kedepanya kita akan membangun dan membuat pabrik serta memproduksi motor listrik dalam negeri dengan bekerjasama dengan ahli teknologi dari luar negeri. Itu sudah saya sampaikan kepada Pak Saleh Husein pada kunjungan beliau ke Garansindo,” tutur Abdullah.

Sementara itu, transfer teknologi yang dimaksud tersebut belum ada informasi lebih lanjut dan detail, karena semua itu masih dalam tahap pembicaraan oleh pihak- pihak yang terkait.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: