UU JPSK Harus Segera Di Gedok Karena Ada Ancaman Krisis

UU JPSK Harus Segera Di Gedok Karena Ada Ancaman Krisis

HarianDepok.com- Bisnis- Menyambut naiknya suku bunga acuan dari bank sentral Amerika Serikat (The Fed Rate) yang dibarengi dengan melemahnya perekonomian global. Kondisi tersebut dikawatirkan akan mengakibatkan krisis finansial di berbagai negara tak terkecuali bagi Indonesia. Oleh karena itu, para pelaku industri keungan menganggap perlu adanya langkah yang harus segera diambil untuk memperkuat industri keungan, terlebih pada sektor perbankan.

Johanes Sutiko selaku Presiden direktur Valbury Securities menyatakan, harus ada upaya untuk memperkuat permodalan, terlebih ditengah likuidutas yang ketat. Karena, dari pengalaman yang ada, krisis lebih banyak dikarenakan oleh situasi ekonomi yang tidak jauh berbeda dengan kondisi saat ini.

Terlebih karena karena minimnya modal, banyak perusahaan yang memilih menambah liabilitas atau pinjamanya, bahkan yang termasuk kedalam denominasi valuta asing (valas). Namun peningkatan tersebut tanpa menggunakan skema lindung nilai, pada akhirnya banyak industri keungan yang terancam gulung tikar karena silitnya likuiditas.

Menurut Johanes, perlu adany peraturan yang memaparkan mengenai obligasi global. β€œIni merupakan sebuah alternatif kalau mereka menarik dana, mereka mengkonversikan dari rupiah ke mata uang yang mereka inginkan, supaya lebih aman. Di Indonesia sendiri juga tidak ada hedging bond dan ini rentan. Apabila bisa hedging baru bisa tenang,” ungkapnya, Jakarta Jumat (27/ 2/ 2015).

Sigit Pramono selaku Ketua Persatuan Bank Nasional mendesak adanya UU Jaring Pengaman Sistem Keungan (JPSK) harus segera digedok. Terlebih ketika keadaan politik yang tidak stabil sperti saat ini. Hal ini dilakukan agar penanggulangan krisis tidak lagi dibuat ajang perpolitikan semata.

Apabila UU JPSK dapat segera disahkan, paling tidak penyelamatan bank ketika terjadi krisis dapat merugikan negara seperti kasusnya bank Century. Terlebih tugas pengewasan mikro prudensial dapat diserahkan kepada OJK (Otoritas Jasa Keungan).

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa, penyelamatan Bank Century saat ini dapat dikatakan berhasil mengantisipasi krisis yang melanda negara. ia juga kawatir, kondisi perekonomian dunia saat ini berpotensi merugikan industri disektor keungan.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: