Kisah Pilu Parma Yang Sebentar Lagi Akan Tenggelam

Parma Akan Bangkrut

 

HarianDepok.com – Olahraga – Sepakbola – Liga Italia , Krisis yang dialami Parma membuat klub yang pernah menorehkan nama dikacah Eropa ini semiakin tragis, kini Parma diamang tengelam.

Parma disebut hanya tinggal punya puluhan ribu euro di dalam rekening bank mereka. Sementara, utang mereka menggunung sampai ratusan juta euro.

Parma kini berada di ambang kebangkrutan. Juara Piala UEFA 1995 dan 1999 itu kabarnya menanggung utang yang amat besar, antara 100-200 juta euro.

Akibat krisis finansial yang dialami Parma, para pemain dan staf tak menerima gaji mereka sejak Juli 2014. Sementara itu, gaji para pegawai lainnya telah tertunggak sejak bulan November lalu.

Toko merchandise Parma di Stadion Ennio Tardini telah tutup. Barang-barang di ruang ganti, seperti kursi yang biasa diduduki pelatih Roberto Donadoni, dilelang.

Pada akhir pekan lalu, laga Parma melawan Udinese di Tardini terpaksa ditunda. Pasalnya, Parma tak mampu membayar para steward untuk mengamankan jalannya pertandingan.

Saking parahnya krisis keuangan yang dialami Parma, jasa laundry untuk seragam para pemain telah ditiadakan. Para pemain pun harus mencuci sendiri seragam mereka.

Parma juga tak mendapat lisensi Uefa tahun lalu, yang artinya mereka tak bisa berkompetisi di Liga Europa meski seandainya mampu mengamankan tempat di akhir musim. Tak hanya sampai di situ, I Gialloblu juga tak mampu membayar gaji pemain dan mendapat sanksi pengurangan satu poin.

“Saya sadar kami seperti Titanic,” tegas Melli kepada Corriere dello Sport.

“Di atas dek ada kelas satu, indah, bersinar, dengan orang-orang menari seperti Presiden Tommaso Ghirardi dan CEO Pietro Leonardo. Lalu level kedua, ketiga.

“Saya pikir kami karam lewat rintangan pertama dan gunung es itu adalah lisensi Uefa. Anda ingat apa yang terjadi dengan Titanic? Mereka yang di kelas satu aman, lalu yang di bawah mati.

Manajer umum Parma Sandro Melli membandingkan tenggelamnya klubnya seperti layaknya kapal mewah yang tenggelam puluhan tahun lalu The Titanic.

Mantan pemain Parma yang kini menjadi pelatih junior Parma, Henan Cerspo juga menceritakan bagaimana tim junior Parma kelimpungan mencari cara untuk bermain tandang ke Genoa untuk menghadapi Sampdoria. Hanya karena kebaikan hati Presiden Samdpdoria, Massimo Ferrero, Parma bisa bertandang ke Genoa. Ferrero dengan murah hati memutuskan untuk membiayai segala akomodasi tim junior Parma selama di Genoa.

Jika Titanic tenggelam lantaran menabrak gunung es, Parma berada di ambang karam setelah dihantam krisis keuangan. Krisis tersebut bahkan membuat seluruh pemain dan staf di dalam klub tidak menerima gaji sejak Juli 2014.

Sunguh ironos memang, juara Piala UEFA 1995 dan 1999 hanya tinggal menunggu waktu karam.

 

[NandaRiskiawan/HD]

Tags:
author

Author: 

Internet Marketers & Penulis Konten