Bugatti ‘La Finale’ Terjual 33,7 Milyar Kepada Milyader Timur Tengah

Bugatti 'La Finale' Terjual 33,7 Milyar Kepada Milyader Timur Tengah

HarianDepok.com – Otomotif – Mobil , Pabrik supercar Bugatti secara resmi mengumumkan salah satu produk andalannya, Bugatti Veyron generasi pertama, telah terjual habis. Penjualan ini menyusul pengumuman Bugatti yang akan menampilkan generasi paling awal Veyron di Geneva Motor Show pada bulan depan.

Dilansir dari Autoexpres pada Selasa (24/2/2015), mobil terakhir mereka, “La Finale” special edition, telah terjual ke salah satu konsumen dari Timur Tengah.

Untuk diketahui, Bugatti Veyron sendiri diproduksi terbatas yaitu sebanyak 450 unit, termasuk yang memiliki kecepatan 450 km/jam yang memecahkan rekor kecepatan supercar sebelumnya yaitu 431 km/jam.

Pembelian terakhir tersebut menandai satu dekade produksi salah satu mobil tercepat di dunia, yang dimulai pada tahun 2005. Saat itu, mobil yang dijual menghasilkan kekuatan 987bhp yang berasal dari mesin quad-turbo 8.0 liter W16. Tahun 2010, kemampuan mobil diperbarui menjadi 1184bhp dengan 1,500Nm torsi.

Veyron Super Sport dengan kecepatan 431 km/jam menjadi bukti selama empat tahun, Bugatti menguasai produk supercar dunia, sampai kemudian Hennessey Venom GT memecahkan rekor tersebut pada tahun 2014. Meskipun begitu, karena alasan teknis, Bugatti Veyron masih dianggap sebagai mobil tercepat di dunia.

Untuk penjualan Bugatti Veyron “La Finale” tersebut, Bugatti mengatakan harga veyron terakhir yang di jual ke konsumen timur tengah tersebut mencapai 1,7 juta  Euro atau setara dengan Rp 33,7 M (kurs Rp 19.831). Harga yang terbilang sangat fantastis dan layak untuk memiliki supercar yang telah memiliki rekor kecepatan tersendiri.

Performa Bugatti Veyron La Finale sendiri tercatat dapat mencapai kecepatan 268mph, untuk mencapai 62mph, Bugatti Veyron La Finale hanya membutuhkan 2,5 detik dan setelah 6,7 detik dapat mencapai kecepatan 124mph. Meskipun memiliki kecepatan super, pembeli mobil biasanya hanya menggunakannya sebagai koleksi dan tidak digunakan untuk keperluan membalap.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: