Pembebasan Lahan Jalan Tol Trans Sumatera Butuhkan Anggaran Rp 5 Triliun

Pembebasan Lahan Jalan Tol Trans Sumatera Butuhkan Anggaran Rp 5 Triliun

HarianDepok.com- Properti – Basuki Hadimuljono selaku Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menjelaskan bahwa untuk menyukseskan rencana pembangunan infrastruktur di wilayah koridor ekonomi Sumatera telah menganggarkan dana sebanyak Rp 5 Triliun guna pembebasan lahan.

“Kita telah mengalokasikan anggaran sebanyak Rp 5 triliun guna membebaskan lahan untuk membangun infrastruktur pada koridor ekonomi Sumatera. Selain itu kita juga akan membangun fasilitas sanitasi yang ada di sepanjang koridor ekonomi Sumatera”. Ungkao Basuki, Jakarta Senin (23/ 2/ 2015).

Untuk tahun 2015 ini, menurut Basuki dana yang dialokasikan untuk pembebasan lahan mencapai Rp 110 miliar. cicilan alokasi tersebut bertujuan untuk melihat terlebih dahulu bagaimana proses dari pembangunan dari infrastruktur itu. Jika berjalan baik dan sesuai rencana maka sisa dari alokasi anggaran yang berjumlah Rp 5 Triliun itu akan dapat digunakan oleh perusahaan konstruksi.

“Sementara itu untuk tahun 2015 ini kita hanya akan menganggarkan Rp 110 miliar untuk melakukan pembebasan lahan. Akan tetapi apabila prosesnya berjalan bagus dan sesuai dengan rencana maka sisa anggaran dari Rp 5 triliun tersebut bisa dicairkan.” Ujur Basuki.

Pada kesempatan sebelumnya, Rini Soemarno yang menjabat sebagai Menteri BUMN menjelaskan proyek per cepatan pembangunan dari infrastruktur yang ada di wilayah Sumatera, terlebih untuk daerah lampung dan Sumatera Selatan akan segera dilakukan pada pada kuartal satu tahun 2015. Proyek pembangunan tersebut melibatkan banyak pihak, baik dari institusi pemerintah hingga perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi milik negara/ BUMN.

“Pembangunan empat ruas jalan tol trans   sumatera diantaranya adalah Palembang – Indralaya, Bakauheni – Terbanggi, Medan – Binjai, dan Riau – Dumai akan dimulai pada tahun 2015 ini. Pembangunan tersebut tidak lepas dari penyetaan modal negara (PNM) yang sudah disetujui  oleh DPR untuk melkukan pembangunan infrastruktur dengan nilai sebesar Rp 291 Triliun”. Ungkap Rini.

Pembangunan ruas jalan Tol Trans Sumatera sendiri akan dipimpin oleh perusahaan dibawah naungan BUMN, Hutama Karya. Sedangkan beberapa perusahaan konstruksi lainya juga akan ikut terlibat seperti Jasa Marga, Wijaya Karya, Adhi Karya, Brantas, dan Waskita.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)