Semakin Rendah Bunga, Prospek Bisnis Di Sektor Properti Semakin Membaik

Semakin Rendah Bunga, Prospek Binis Di Sektor Properti Semakin Membaik

HarianDepok.com – Proprti – Para pengembang sangat berharap kepada pemerintah untuk menurunkan suku bunga lebih rendah lagi guna memacu semakin sumringahnya binis serta industri properti. Dengan adanya suku bunga yang berlaku saat ini yakni dua digit (12 – 14 persen) saja, bisnis serta properti yang ada di Indonesia sangatlah dinamis. Terlebih apabila suku bunganya satu digit.

Harun Hajadi selaku Direktur Utama dari PT Ciputra Surya Tbk mengatakan bahwa bisnis serta industri properti akan memiliki prospek yang baik apabila suku bunga rendah atau hanya 1 digit saja.

“Semakin rendahya suku bunga yang ada, semakin baik untuk kelangsungan dari binsnis serta industri properti. Para pengembang dapat memproduksi rumah lebih banyak lagi, dan masyarakat pun juga bisa membelinya dengan harga yang terjangkau pula”. Ungkap Harun, Kamis (19/ 2/ 2015).

Suku bunga yang rendah juga sangat mempengaruhi terhadap proses pembangunan dari prospek bisnis properti, terlebih untuk hunian tapak (Landed House). Saat ini sisi pasokan kredit modal kerja dikenakan bunga yang tinggi, pada permintaan bunga kredit pemilikan rumah (KPR) juga masih pada kisaran angka 11 persen hingga 14 persen.

Sedangkan menurut harun, ada aturan yang khusus mengenai pelarangan pengembangan yang tidak memperbolehkan menjual sebelum propertinya dibangun. Aturan khusus itu menyebutkan bahwa KPR dari bank- bank baru akan dicairkan sesuai dengan kemajuan dari pengembangan rumah.

Dengan diberlakukanya aturan khusus tersebut, KPR akan cair sepenuhnya apabila rumah itu sudah siap untuk ditempati. Aturan khusus tersebut berlaku untuk KPR rumah yang pertama.

“Oleh karena itu, kita masih mengandalkan pendanaan secara internal. Padahal kita seharusnya juga mulai merencanakan penggunaan aset yang lebih efisien. Guna menutupi kekurangan yang ada, working capital kita juga berupaya untuk mengupayakan kredit modal”. Ungkap harun.

Kredit modal kerja untuk PT Ciputra Surya Tbk menurutnya masih kecil dibawah Rp 100 miliaran. Untuk membangun proyek baru, pihaknya telah mengguanakan dana sendiri dari perseroan.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: