Smart City Yang Digagas Ahok Dinilai Tidak Jelas

Smart City Yang Digagas Ahok Dinilai Tidak Jelas

HarianDepok.com- Properti – Smart City atau yang bisa disebut dengan Kota Pintar adalah salah satu ukuran untuk menilai sebuah kota apakah sudah maju dan modern apa belum. Di Indonesia sendiri, konsep kota pintar pernah mengemuka serta di gaungkan kepada pimpinan daerah dan Wali Kota, tak terkecuali kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau yang biasa disebut ahok.

Akan tetapi, konsep Smart City tersebut tidak secara keseluruhan dapat menyelesaikan masalah yang mendasar mengenai perkotaan, melainkan hanya menyentuh permukaanya saja. Oleh karena itu konsep pintar yang diajukan oleh ahok dinilai tidak jelas.

Andy K Natanael selaku Managing Directur PT Modernland Tbk mempertanyakan soal konsep smart city yang digagas oleh Gubernur DKI tersebut. Karena Ahok hanya menekankan pada pemanfaatnya fasilitas internet dengan kecepatan tertentu guna mengakses di seluruh kawasan Jakarta.

Oleh sebab itu, ia mengambil kesimpulan kota pintar yang diajukan oleh ahok tidak jelas tidak menyentuh perkotaan yang ada di Jakarta. “Belum ada konsep yang jelas mengenai Kota  Pintar ini yang benar – benar tepat. Kesemuanya masih menggantungkan pada kecanggihan visual.” Ungkap Andy, Jakarta Jumat (20/ 2/ 2015).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Kota Pintar adalah sebuah kota yang dapat membuat hidup dirinya sendiri, mulai dari kebutuhan primernya, pemasokan dan pemeliharaan energi listrik sampai dengan kesediaan air yang mudah dan murah. Semisala pada sebuah pengolahan airnya dapat dikatakan pintar apabila satu kota tersebut memiliki managemen system yang baik.

“Singapura dahulu sulit untuk memperoleh air bersih. Akan tetapi mereka bisa menanganinya dan tidak tergantung lagi terhadap air. bahkan sekarang bisa mengelola sendiri. Air hujan yang jatuh lalu ditampung dan diberdayakan”. Ungkap Andy.

Oleh karena itu dari beberapa pertimbangan yang ada ditas. Andy juga menjelaskan bahwa kota pintar tidak hanya kecepatan dan akses internetnya. “Akses internet yang cepat belum cukup membuat sebuah kita menjadi Smart City. Mereka belum banyak yang menggunakan akses internet yang terintegarasi dengan kehidupan sehari- hari seperti pengguanaan internet untuk CCTV dan atau mematikan lampu di dalam rumah”. Ujarnya.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)