Bank Indonesia Akhirnya Menurunkan Suku Bunganya

Bank Indonesia Akhirnya Menurunkan Suku Bunganya

HarianDepok.com – Bisnis – BI Rate (tingkat suku bunga acuan) akhirnya turun sejak 20 bulan terakhir. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia kini memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) hingga 25 basis poin kini menjadi 7,5 persen.

Agus Martowardojo selaku Gubernur Bank Indonesia (BI) menjelaskan penurunanya tersebut didorong keyakinan bank sentral terhadap laju inflasi yang terkendali hingga akhir tahun. Bank Indonesia memperkirakan inflasi akan berada pada level 4,5 dan plus minus kurang lebih 1 persen.

“Kami yakin laju inflasi akan terkendali dan akan menuju ke angka 4 persen. Kondisi tersebut yang akan terus dijaga antara pemerintah yang ada di pusat dan pemerintah daerah,” ungkap Agus, Jakarta Selasa (17/ 2/ 2015).

Dia juga membantah jika diturunkanya tingkat suku bunga ini karena ada intervensi dari pemerintah. Sepertihalnya apa yang sudah diberitakan bahwa Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar BI Rate di turunkan guna memacu pertumbuhan ekonomi. Terlebih pemerintah kini juga tengah mengupayakan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM), Elpiji, dan Semen.

“Tidak ada desakan politik dari wakil presiden Jusuf Kalla. Kebijakan ini memang didasarkan pada fakta serta data Bank Indonesia (BI). Apa yang kami sampaikan ini adalah murni dari pandangan dari kami”. Tutur Agus.

Selain faktor inflasi, Bank Indonesia (BI) optimis tingkat defisit neraca transaksi berjalan juga diprediksikan akan membaik seiring dengan melemahnya nilai tukar rupiah kepada dolar Amerika Serikat (AS), ditambah lagi dengan kondisi harga minyak dunia saat ini yang kian merosot.

Dalam rapat itu juga membahas mengenai suku bunga fasilitas simpanan Bank Indonesia (Fasbi) juga melemah 0,25 persen kini menjadi 5,5 persen. Sedangkan untuk Landing Facillity tetap pada kisaran 8 persen.

BPS (Badan Pusat Statistik) juga mencatat bahwa inflasi year on year pada bulan Januari 2015 sebesar 6,96 persen, angka ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya menyentuh level 8,36 persen.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: