Bank Milik BUMN Ini Akan Menerbitkan Obligasi Sebesar Rp 25 Triliun

Bank Milik BUMN Ini Akan Menerbitkan Obligasi Sebesar Rp 25 Triliun

HarianDepok.com- Bisnis – Empat bank badan usaha milik negara (BUMN) berencana akan menerbitkan obligasi dengan jumlah nilai mencapai kurang lebih Rp 25,3 triliun di tahun 2015 ini. Bank tersebut akan menggunakan dana itu untuk memperkuat likuiditas serta memperluas penyaluran kridit mereka.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk persero (BRI) akan mengeluarkan surat obligasi bedenominasi valuta asing dengan nilai ekuivalenya sebesar Rp 5,8 triliun. Menurut Achmad Baiquni selaku Direktur Keungan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjelaskan perseroan akan menggunakan dana tersebut untuk melunasi utang yang sudah jatuh tempo pembayaranya pada tahun ini.

“Sebenarnya kan sudah ada jaminan valas jatuh temponya, kurang lebih sebesar US$ 200 miliar. hal tersebut kan sudah biasa”. Ungkapnya Baiquni, Senin (16/ 2/ 2015).

Selain kebutuhan untuk membayar hutang, Bank BRI juga akan menggunakan dana tersebut guna perluasan ekspansi kreditnya pada sektor infrastruktur, pelabuhan serta pembangkit listrik.

Bank Rakyat Indonesia sendiri sudah memasukkan rencana penerbitan obligasi itu di dalam Rencan Bisnis Bank atau RBB yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keungan (OJK). Akan tetapi Baiquni sendiri belum dapat memastikan secara pasti kapan waktu pelaksanaanya, ia hanya memastikan pada tahun 2015 in harus terlaksana.

Rencana untuk menerbitkan obligasi juga menjadi agenda dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk setelah tidak berhasil mendapatkn suntikan dana PMN (Pernyetaan Modal Negara) sebesar Rp 5,6 triliun. Rohan Hafas selaku sekretaris dari Bank Mandiri menjelaskna bahwa perseroan telah mencantumkan dalam RBB jika penerbitan obligasinya mencapai US$ 500 juta hingga US$ 800 juta. Akan tetapi perusahaan belum berani menentukan kapan tindakan koorporasi tersebut akan dilakukan.

Selain itu Eko Waluyo selaku Sekretaris Perusahaan PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk juga tengah merencanakan untuk menerbitkan obligasinya sebesar Rp 3 triliun  di semester 1 tahun ini dan tenornya paling lama adalah 10 tahun. Dana itu juga akan digunakan untuk membiayai KPR.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: