Kian Sulit Untuk Memilih Apartemen Rp 400 Jutaan Atau Rumah Rp 700 Jutaan

Kian Sulit Untuk Memilih Apartemen Rp 400 Jutaan Atau Rumah Rp 700 Jutaan

HarianDepok.com- Properti – Pertumbuhan harga rumah kini semakin berkembang meninggalkan daya beli dri masyarakat. Masyarakat kian di sulitkan dengan pilihan yang sulit untuk memiliki rumah.

Hingga saat ini sebagin besar masyarakat menengah bawah yang di kawasan Jakarta harus bolak balik dari tempat kerja ke rumahnya yang memiliki jarak yang cukup jauh. Mereka bekerja di Jakarta dan rumah mereka rata- rata Depok, Bogor, Bekasi, atau Tanggerang.

Direktur Eksekutif IPW (Indonesia Property Watch) menuturkan, “dapat kita bayangkan berapa biaya dan waktu yang telah dikeluarkan oleh para pegawai menjadikan produktifitas kerja menjadi tidak efisien”. Kamis, (12/ 2/ 2015).

Masyarakat saat ini dihadapkan terhadap kenyataan apabila ingin mempunyai hunian dekat yang ada di kawasan Jakarta, pilihanya adalah rumah dengan harga minimal Rp 700 jutaan. Adapun alternatif lainya adalah membeli apartemen seharga Rp 400 jutaan.

Memang sulit pilihan mereka. dengan pilihan apartemen dengan harga minimal Rp 400 juta, penghasilan masyarakat sebagai konsumen seharusnya berada diatas Rp 10 juta/ bulan. Hal itu belum diantisipasi dengan besaran uang yang harus dibayar di muka sebesar Rp 80 hingga Rp 120 juta yang harus diberikan oleh calon pembeli untuk melakukan transaksi awal.

“lebih membebani lagi apabila apabila ingin membeli rumah dengan penghasilan Rp 10 juta/ bulan, maka mereka dapat membeli rumah namun itupun jauh dari jakarta”, ungkapnya.

Saat ini rumah dengan harga mulai dari Rp 300 jutaa hingga Rp 400 jutaan banyak ditemui di kawasan Parung, Legok, Cileungsi, Serpong, Bekasi Timur dan wilayah yang lainya yang ada di kawasan pinggiran Jakarta. Akan tetapi faktor biaya produksi yang tinggi serta waktu tempuh yang lama harus menjadi pertimbangan sendiri oleh para pekerja yang bekerja di kawasan Jakarta.

Umumnya masyarakat di kelas ini akan dihadapkan pada biaya- biaya lain seperti kartu kridit, tagihan kredit motor dan lain sebagainya. Oleh karena itu, pilihan menyewa atau mengkontrak rumah menjadi pilihan yang dirasa tepat oleh para karyawan yang bekerja di Jakarta.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: