Ironis Akibat Krisis Parma Hanya Dihargai €1 Saja

Parma Krisis Keuangan

 

Hariandepok.com – Olahraga – Sepakbola – Liga Italia , Parma saat ini memang tengah dibelit masalah. Manajemen memutuskan menjual klub untuk memenuhi tanggungan mereka membayar gaji para staf dan pemain.

Parma telah mengalami kesulitan keuangan dan gaji para pemain dan staf sudah tidak dibayarkan sejak musim panas lalu. Saking parahnya masalah keuangan tersebut, Parma telah dijual hanya 1 Euro sekitar Rp14 ribu kepada Giampietro Manenti.

Bukan tanpa alasan, jika kini Parma merupakan malapetaka di dalam dan luar lapangan. Bagaimana tidak, selain terus setia menjadi juru kunci klasemen sementara Serie A Italia, I Gialloblu juga tengah dililit hutang mencapai ratusan juta Euro. Secara mengenaskan mereka kemudian dijual dengan harga yang mengelus dada, senilai €1 (sekitar Rp14,000), untuk berganti kepemilikian sebanyak dua kali dalam dua bulan terakhir!

Pietro Doca, rekan Taci, mengaku membeli Parma hanya dengan harga satu euro saja. Parma sedang dilanda masalah keuangan dengan jumlah utang yang besar sehingga harga jualnya pun rendah. Namun kemudian Taci dan para rekannya kembali menjual Parma, juga hanya dengan harga satu euro, kepada Giampetro Manenti.

Situasi Parma ini cukup miris. Pasalnya, Parma merupakan salah satu anggota La Sette Sorelle, tujuh klub penguasa Serie A pada era 90-an. Pada masa itu, Parma bahkan mampu bicara banyak di kancah Eropa.

Krisis Parma memang mengejutkan banyak pihak. Sebab mereka pernah menjadi salah satu tim kuat Italia. Mereka pernah menjadi anggota tujuh tim terhebat atau Il Sette Magnifico.

Sebanyak 16 pemain memang memutuskan untuk hengkang dari Parma musim ini. Itu belum cukup untuk mengatasi krisis finansial.

Segalanya semakin runyam dengan ketidaksanggupan Parma melunasi gaji Antonio Mirante cs, yang sudah menunggak selama enam bulan terakhir. Satu kondisi yang akhirnya membuat pemain dengan gaji tertinggi di klub, Antonio Cassano, murka hingga memilih jalan dengan memutus kontrak.

 

[NandaRiskiawan/HD]

 

Tags:
author

Author: 

Internet Marketers & Penulis Konten