Diawal Tahun Ini, Jepang Sudah Berkomitmen Investasi Rp 16,7 Triliun Di Indonesia

Diawal Tahun Ini, Jepang Sudah Berkomitmen Investasi Rp 16,7 Triliun Di Indonesia

HarianDepok.com – Bisnis- BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) menjelaskan, terdapat 4 investor dari Jepang yang telah mempberikan peryataanya aka menanamkan investasi di Indonesia di awal tahun 2015 ini. Jumlah nilai investasi yang ada di empat sektor itu mencapai Rp 16,7 triliun.

Himawan Hariyoga selaku Deputi Bidang Promosi dan Penanaman Modal BKPM menyatakan, yang paling besar adalah pada sektor otomotif yakni perluasan pabrik yang ada di Kabupaten Bekasi dengan total Rp 7,6 triliun. Ada juga yang akan membangun taman rekreasi di sekitar kawasan Jabodetabek dengan nilai mencapai Rp 5,5 triliun.

Investor asal negeri Samurai yang lainya juga memiliki komitmen guna memperluas pabriknya Petrokimia yang ada di daerah Riau dan Cirebon dengan jumlah nilai investasinya mencapai Rp 3,3 triliun. Ada jug yang mempunyai keinginan pembibitan sapi perah di Jawa Barat dengan total investasi mencapai Rp 330 miliar.

“Akan tetapi untuk saat ini kami belum bisa menyebut satu persatu apa saja perusahaan tersebut”. Ungkap Himawan, Kamis (12/ 2/ 2015).

Disisi lain, pada tahun 2014 lalu realisasi investasi dari negeri Samurai tersebut turun hingga 42,6 persen, dari tahun 2013 yang mencapai Rp 60,3 triliun tinggal Rp 34,6 triliun. Penurunan investasi tersebut bebarengan dengan masa pemilu legeslatif serta pemilihan presiden. Oleh karena itu, investor asal Jepang memilih untuk lebih menunggu pemerintahan baru dengan arah kebijakan investasinya yang baru pula.

“Mereka para investor asal Jepang sudah memiliki rencana untuk melakukan perluasan, akan tetapi masih melihat dulu bagaimana situasinya apakah aman atau tidak”. Ungkap dia.

Mitsutoshi Okabe selaku Vice President Director JETRO (Japan Trade External Organization) sangat mengaharapkan adanya pelayanan Terpadu Satu Pintu seperti apa yang telah dicanangkan oleh BKPM. Dengan adanya hal tersebut akan lebih banyak perusahaan yang berasal dari Jepang menanamkan modalnya di Indonesia. “Memang kami sangat memerlukan dukungan penuh dari pemerintah Indonesia sendiri”. Tuturnya.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: