Syarifuddin Mantan Hakim, Laporkan Seluruh Pimpinan KPK  Dan Mantan KPK Ke Bareskrim Polri

Syarifuddin Mantan Hakim, Laporkan Seluruh   Pimpinan KPK  Dan Mantan KPK Ke Bareskrim Polri

HarianDepok.com – Berita – Nasional – Jakarta , Kembali dengan kasus tindak pidana seluruh Komisi Pemberantasan Korupsi dilayangkan ke Bareskrim  (Badan Reserse Kriminal) polri. Dari semua pimpinan KPK kini dilaporkan oleh syarifuddin yang merupakan mantan hakim. Mulai dari abraham samad, adnan pandupraja, bambang widjojanto dan juga zulkarnaen. Bahkan tidak hanya itu busyro muqoddas  yang merupakan mantan ketuan KPK ini juga dilaporkan ke badan reserse kriminal. Pelaporan yang dilakukan oleh syarifuddin ini memang dilakukan dengan sengaja, karena pimpinan yang ada di KPK disinyalir telah melakukan tindakan yang menyalahgunakan wewenang yang dimilikinya. Untuk itu syarifuddin dengan lantangnya melaporkan hal tersebut ke bareskrim polri.

Syarifuddin menyatakan kepada bersekrim polri bahwa, KPK telah diketahui melakukan pemalsuan surat dan juga pemalsuan suara yang ada di persidangan nomor LP 170/2015 pelaporan tersebut dilakukan olehnya pada hari rabu kemaren (11/02/2015). Dia juga menegaskan bahwa seluruh pimpinan KPK melakukan pemalsuan suara dirinya ketika berada di dalam persidangan yang kemudian menggunakan suara orang lain. Suara syarifuddin telah digantikan dengan suara orang lain. Konten yang ada ini tidak sama dengan faktanya, dimana dalam suara tersebut meminta uang. Dalam pelaporan yang dilakukan oleh mantan hakim ini juga disertai dengan bukti- bukti yang kini telah diserahkan ke bareskrim polri. Adapun bukti- bukti tersebut diantaranya adalah surat KPK, video yang memperlihatkan bahwa suaranya diganti. Dan hal ini merupakan tindakan yang melanggar aturan dan juga menyalahgunakan atas wewenangnya.

Dari tindakan yang telah dilakukan ini maka para pimpinan KPK telah dilaporkan atas tiga dugaan pidana, yang pertama adalah memberikan keterangan yang palsu dan atau telah melakukan pemalsuan suara yang telah diatur dalam pasal 263, 266, dan juga 421 KUHP. Tindak pidana yang kedua, dalam penulisan surat yang ada telah dilakukan pemalsuan keterangan dan bertentangan dengan fakta yang ada. Kemudian yang terakhir adalah seluruh pimpinan KPK menyalahgunakan atas wewenang yang telah diberikannya, sebagaimana surat panggilan pada 31 agustus 2012 No spgl-1247/23/VIII/2012. Sehingga tindakan yang telah dilakukan oleh KPK iserta mantan pimpinan KPK dinyangkakan syarifuddin dalam pasal 263 KUHP, Pasal 266KUHP Dan atau 421 KUHP.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)