Dukun Palsu Yang Mengaku Bisa Ambil Tongkat Emas Soekarno

Dukun Palsu Yang Mengaku Bisa Ambil Tongkat Emas Soekarno

foto ; tribunnews,com

HarianDepok.com – Berita – Nasional ,Seorang dukun palsu, Rustam Efendi Aritonang (59) asal Kabupaten Batubara , Sumatera Utara,  dalam prakteknya mengaku bisa menggandakan uang dan bisa mengambil benda-benda pusaka dari dalam perut Bumi dengan menggunakan kekuatan Supranatural ditangkap oleh anggota Polsek Bangun, Kabupaten Simalungun, Sabtu (7/2/2015)

Rustam yang keseharian berprofesi sebagai pekerja bangunan mengaku mulai melakukan aksinya pada Juli 2014, ketika ditangkap dan diperiksa oleh petugas. Berawal ketika korbannya , Samiran (40) warga Gajing, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, bertemu dengan pelaku. Samiran mengaku bermimpi mendapat benda pusaka tongkat Soekarno. sejak itulah Niat Efendi menjadi dukun dimulai.

 Ketika mendengarkan cerita Samiran Tersebut, Rustam langsung saja menawarkan diri untuk mengambilkan benda pusaka yang dimaksud. Ia pun berpura-pura menjadi dukun sakti dan menyampaikansyarat-syarat yang ia tentukan, koban disuruh membeli kain kafan , bunga, kemenyan, dan uang sejumlah Rp 16 juta.

Samiran pun menuruti semua permintaan Rustam, hingga menyerahkan uang mencapai Rp 16 juta. Karena tidak ingin kedoknya terbongkar, Efendi pun mengajak Samiran ke Medan untuk mengambil tongkat Soekarno tersebut. Setelah sampai di Medan, mereka menginap di Hotel hingga beberapa hari.

Samiran akhirnya diberi sebuah tongkat kuning emas dengan ujung yang berbentuk kepala garuda yang panjangnya mencapai 60 sentimeter. “Apa ini tongkat yang ada dalam mimpimu itu/” tanya rustam. Dan Samiran pun mengangguk saja karena masih dalam pengaruh Rustan. Namun setibanya dirumah, ia baru sadar kalau dirinya telah ditipu.

Saat penangkapan, Jumat (6/2/2015), Polisi juga menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berhubungan dengan praktek dukun palsu,berupa tongkat Kuningan, kain putih, dan berbagai barang lain yang biasa digunakan dalam praktek perdukunan.

Akhirnya Rustan Efendi Aritonang harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara

[ TaufikHidayat/HD ].

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok