Alasan Mengapa Buku ‘Saatnya Aku Belajar Pacaran’ Dikecam

Alasan Mengapa Buku 'Saatnya Aku Belajar Pacaran' Dikecam

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Komisari Besar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Markas Besar Kepolisian, Rikwanto, menjelaskan bahwa lembaganya masih mempelajari laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang mengadukan buku Saatnya Aku Belajar Pacaran. Menurutnya, Badan Reserse Kriminal terus mempelajari bukti-bukti yang diserahkan Komisi Anak.

Rikwanto belum bisa memastikan kemungkinan Polisi mempidanakan penulis buku tersebut, Toge Aprilianto. “Dipelajari dulu laporannya maupun isi buku tersebut.” Ungkapnya. Buku yang ditulis Toge Aprilianto mendapat kecaman dari masyarakat. Di dalam isi bukunya, Toge menggambarkan beberapa situasi dan gaya pacaran. Salah satunya adalah berciuman dan ajakan bercinta sebagai hal lumrah dalam berpacaran.

Kamis lalu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia melaporkan Toge dan penerbit buku ke Bareskrim. Menurut penilaian Komisi Perlindungan Anak buku yang ditulis Toge bertentangan dengan norma kesusilaan dan hukum. Barang bukti berupa salinan buku diserahkan Komisi kepada Bareskrim. Ahli psikolog forensik dari Universitas Gajah Mada , Reza Indragiri juga menilai buku tersebut tidak mendidik masyarakat dengan cara yang benar. “Pendidikan masalah sex memang penting, tapi cara yang diambil Toge salah.” Tegas Reza.

Toge Aprilianto pun belum bersedia berkomentar, dan melalui pesan singkat dia mengatakan masih menunggu waktu yang tepat untuk berbicara.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok