Depok Terancam Tidak Bisa Ikuti Pilkada Kali Ini

Pilkada Lansung

HarianDepok.com – Berita, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Depok baru baru ini telah memastikan, apabila Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilakukan pada tahun ini, maka kota Depok akan tidak ikut andil dalam pesta akbar Pilkada kali ini. Hal ini mengacu kepada pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang mengatakan, Pilkada akan dilangsungkan secara serentak pada bulan September 2015 nanti.

Meski KPU kota Depok telah mengetahui pernyataan Mendagri tersebut, namun pihaknya masih akan menunggu keputusan akhir dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang menggelar sidangnya nanti pada tanggal 18 Februari 2015 ini. Di sidang tersebut, rencananya para dewan akan membahas terkait masalah Pilkada kali ini. Hal ini diungkapkan oleh Humas KPU kota Depok Nana Sobarna kepada media pada kamis 5 Februari 2015 kemarin.

Seperti yang diketahui, bahwa masa jabatan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail akan berakhir pada 26 Januari 2016 mendatang. Jika Pilkada dilakukan secara serentak pada September tahun 2015 ini, besar kemungkinan kota Depok tidak bisa mengikuti acara Pilkada kali ini, ungkap Nana.

Jika kota Depok tidak mengikuti acara Pilkada kali ini, maka kota Depok, baru akan bisa mengikuti Pilkada pada periode berikutnya, yang digelar pada 2018 nanti. Hal tersebut akan berimbas kepada kosongnya posisi jabatan Wali Kota selama dua tahun. Dan kekosongan tersebut pastinya akan diisi oleh Pelaksana Tugas (PLT) Wali kota yang ditunjuk oleh Mendagri, tuturnya.

Hingga kini, pihaknya masih menunggu keputusan dari DPR. Jika dari putusan tersebut menyatakan bahwa Pilkada akan digelar pada 2016 mendatang, KPU kota Depok akan segera melaksanakan dan melakukan persiapan segala sesuatunya untuk mengikuti acara tersebut. Saat ini anggaran yang telah diusulkan untuk mengikuti pilkada nanti adalah sebesar Rp.25 milliar.

[Izl/AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)