ISIS Bakar Seorang Pilot Asal Yordania

ISIS Bakar Seorang Pilot Asal Yordania

HarianDepok.com – Berita – Internasional , Setelah beberapa hari yang lalu memenggal kepala seorang warga Negara Jepang, Kenji Goto. Kelompok militan Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) kini merilis video eksekusi mati seorang pilot asal Yordania dengan cara dibakar.

Pilot tersebut diketahui adalah sandera bernama Letnan Moaz al-Kasasbeh. Pilot kebangsaan Yordania itu adalah tahanan ISIS yang disekap sejak 24 Desember 2014.

Video tersebut memperlihatkan seorang yang berpakaian jingga dibawa oleh sekelompok orang bersenjata dan dibakar hidup-hidup. Meskipun diyakini bahwa orang yang dibakar tersebut adalah Moaz Al Kasasbeh, Pilok asal Yordania, sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Yordania atas lansiran video tersebut.

Moaz ditawan oleh ISIS setelah pesawat F-16 yang digunakannya untuk menghancurkan kelompok ISIS melalui komando AS dijatuhkan oleh ISIS di wilayah Suriah bagian utara.

Sebelumnya, Pemerintah Yordania sudah meminta agar ISIS membebaskan pilot berusia 26 tahun itu dalam suatu perundingan. Perundingan tersebut pun sebenarnya ditanggapi ISIS dengan memberikan opsi pertukaran tawanan wanita bernama Sajida al-Rishawi yang ditangkap 2005 lalu oleh pemerintah Yordania dengan tuduhan terorisme, namun ISIS enggan menyerahkan Moaz dalam kondisi hidup.

Juru bicara militer Yordania, Mamdouh al-Ameri dalam tayangan televisi seperti dikutip dari VOA News, Selasa (3/2/2015) kemarin berjanji akan melakukan pembalasan atas kematian salah seorang pilot mereka.

“Hukuman dan pembalasan kami akan sama besarnya dengan kehilangan yang dirasakan rakyat Yordania,” kata Mahmoud.

Sementara itu, di kutip dari Reuters. Kondisi di Yordania sendiri terjadi demonstrasi untuk menuntut pembalasan kepada ISIS.

“Saya ingin melihat tubuh Sajida dibakar dan semua teroris lainnya di penjara Yordania … cuma dengan cara itu akan setimpal,” kata seorang pegawai pemerintah Abdullah al-Majali, di antara puluhan demonstran lainnya.

ISIS sebelumnya telah merilis beberapa video yang menunjukkan pemenggalan lima orang warga AS dan Inggris. Lalu menewaskan dua tawanan Jepang dengan cara yang sama dipenggal juga.

Kelompok pemantau Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, dalam beberapa hari terakhir tercatat pada hari Selasa (3/2/2015) dilaporkan 51 warga sipil, termasuk anak-anak, telah dibunuh oleh serangan angkatan udara Suriah.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)