Pemerintah Kota Depok Tolak Pengajuan Ganti Rugi PKL

Pembongkaran kios PKL di Stasiun Depok Baru

Pembongkaran kios PKL di Stasiun Depok Baru

HarianDepok.com – Berita, Pada pertengahan tahun 2014 lalu, pemerintah kota Depok telah membongkar ratusan kios kios pedagang kaki lima (PKL) di Terminal Terpadu kota Depok di jalan Margonda Raya.

Pembongkaran ratusan kios kios tersebut dilakukan oleh pemkot Depok karena sudah melanggar aturan aturan yang berlaku. Disamping itu pula pemerintah kota Depok akan merevitalisasi terminal Depok menjadi kawasan terpadu dengan pusat grosir, apartemen, dan hotel.

Permasalah yang ditimbulkan akibat pembongkaran kios kios inipun hingga kini masih menjadi sorotan media. Pasalnya pihak pedagang meminta pertanggung jawaban pemerintah kota Depok untuk segera mengganti rugi dan mengalokasikan kembali tempat mereka berdagang.

Hingga kini para pedagang tersebut belum menerima ganti rugi dari pemkot Depok. Para PKL terminal Depok juga mengalami kerugian, akibat tidak adanya lahan untuk kembali berdagang.

Sekda Etty Suryahati dan Ketua Komisi A Nurhasyim mengatakan, bahwa tuntutan yang diajukan oleh para PKL terminal Depok kami tolak. Ditolaknya pengajuan ganti rugi tersebut dikarenakan adanya benturan dengan aturan pemerintah nomor 23 tahun 2014 yang isinya bahwa tidak ada kompensasi ganti rugi untuk pedagang.

Menyikapi hal ini, Nurhasyim, Ketua Komisi A, mengusahakan menjembatani pihak PKL dengan pihak Developer. Etty juga menyatakan bahwa pihaknya telah siap melayani para PKL yang ingin menempuh jalur hukum. Jika tuntutan dasarnya adalah masalah ganti rugi kami akan layani, jelasnya.

Bahtiar, salah satu dari ratusan PKL yang kiosnya dibongkar oleh pemerintah kota Depok pada saat itu, mengaku, bahwa dirinya sudah tidak mempunyai masukan lagi semenjak kiosnya disama ratakan dengan tanah. dia berharap, pemerintah kota Depok memberikan lahan pengganti untuk dirinya agar bisa berdagang kembali.

[Izl/MuhammadKhotib/HD]

Tags: