Ini Pesan Militan ISIS Kepada Pemerintah Jepang

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe

HarianDepok.com – Berita – Internasional , Militan Islamic State (IS) atau yang biasa disebut dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) kembali memenggal tawanan terakhir Jepang, yaitu Kenji Goto, Sabtu (31/1/2015).

Seminggu sebelumnya, tepatnya pada Sabtu (24/1/2015), ISIS juga menebas Haruna Yukawa.

Melalui video diupload dengan judul Pesan untuk jepang ini memperlihatkan pemenggalan kepala salah satu warga Jepang yang diketahui bernama Kenji Goto. Dilansir media Al Furqan yang merupakan salah satu media milik kelompok militan tersebut, video itu sama dengan video ISIS lainnya, yaitu memperlihatkan seorang tawanan berlutut dengan baju orange dan seorang algojo yang menggunakan pakaian serba hitam dan tertutup rapat.

Berikut ini adalah pesan yang diucapkan sang algojo sebelum memenggal kepala Kenji yang sebelumnya diketahui pergi ke Syria pada bulan Oktober 2014 untuk menyelamatkan rekannya yaitu Yukawa, seorang warga Jepang yang ditawan oleh kelompok militan ISIS.

“Abe (Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Red), karena keputusanmu yang gegabah dengan ambil bagian dalam perang yang tidak bisa dimenangkan, pisau ini tidak hanya akan memenggal Kenji, tapi juga bakal mengakibatkan pembunuhan masal bagi wargamu di mana pun kami temukan mereka,’’ ujar algojo sebelum memenggal Goto.

’’Jadi, mari memulai mimpi buruk untuk Jepang,’’ tambah pria yang muncul di enam video ISIS sebelumnya tersebut.

Video pemenggalan itu langsung direspons dengan kutukan berbagai pihak. Termasuk Sekjen PBB Ban Ki-moon yang turut melihat video tersebut. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe menyebut tindakan ISIS tersebut sebagai perbuatan yang tercela dan mengerikan. Abe juga menegaskan bahwa dirinya maupun Pemerintah Jepang tidak akan memaafkan tindakan para teroris itu.

’’Kami akan bekerja sama dengan komunitas internasional untuk membuat mereka (ISIS, Red) membayar segala kejahatan yang telah dilakukan,’’ tegas Abe setelah menyaksikan video pemenggalan kepala Kenji Goto.

Sebelumnya, Pemerintah Jepang telah melakukan negosiasi untuk menyelamatkan kedua sandera. Sabtu lalu mereka bahkan bekerja sama dengan Jordania untuk tukar tahanan agar Goto dibebaskan. Selain itu juga ISIS juga menyandera pilot asal Jordania Maaz Al Kassasbeh.

Mereka meminta tersangka teroris Sajida Al Rishawi untuk ditukar dengan tawanan ISIS.

’’Pemerintah telah bekerja denggan sekuat tenaga untuk masalah ini. Saya sangat menyesali bahwa inilah hasilnya,’’ kata Abe dengan mata yang berkaca kaca.

Dalam kampanye militer yang dikomandoi AS untuk melawan ISIS, sebetulnya Jepang tidak ikut serta. Namun beberapa waktu lalu Jepang menyatakan akan mengucurkan dana bantuan kemanusiaan senilai USD 200 juta (Rp 2,5 triliun) untuk wilayah Timur Tengah yang telah dihancurkan ISIS.

Oleh sebab itu, ISIS marah dan meminta uang tebusan bagi Yukawa dan Goto dalam jumlah yang sama besar. Namun dalam proses negosiasi terkait pembebasan kedua sandera itu, Abe menjelaskan bahwa bantuan tersebut tetap dikucurkan meski ISIS terus mengancam.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: