Menumbuhkan Cinta Budaya Dalam Negeri, Sanggar Tari Ayodya Pala Gelar Lomba Tari

Dmall Depok

HarianDepok.com – Berita – Beji , Hari sabtu kemarin (31/01/2015) depok mall telah digoyang sebanya 60 penari cilik dalam acara lomba tari yang dilakukan perorangan oleh para anak- anak yseti tingkat kota depok. Mereka menunjukkan kebolehan yang dimilikinya secara satu persatu. Lomba tari ini diselenggarakan oleh sanggar tari ayodya pala kota depok yang bekerja sama dengan Dmall (depok mall). Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kecintaan terhadap seni yang ada di indonesia ini kepada para anak- anak sjak usia yang masih diini. Dengan melakukan acara gelar tari ini membuat anak- anak semakin mencintai sebuah karya dalam negeri.

Budi agustinah, selaku pemimpin ayodya pala ini menyatakan bahwa ada banyak cara yang bisa kita lakukan dalam menanamkan kecintaan pada anak- anak kita untuk mencintai seni dan juga budaya dalam negeri salah satunya adalah dengan mengadakan lomba tari. Selain itu juga bisa menumbuhkan rasa kepercayaan diri pada anak dan juga salah satu cara dalam  membentuk pengembangan seni dan budaya tradisional indonesia. Tutur budi agustinah. Lomba yang diselenggarakan ini terbagi atas 3 kelompok, yang pertama anak usia kelompok A 3- 6 tahun, kelompok B anak umur 7-9 tahun dan untuk kelompok C anak usia 10-12 tahun. Lomba tari ini akan memperebutkan piala, piagam dan juga uang pembinaan bagi mereka yang juara.

Yang akan mendapatkan hadiah dari perlombaan ini adalah yang mendapatkan juara 1 hingga 3, dan juga harapan 1 hingga 3. Perlombaan tari ini dinilai oleh 3 juri berkompeten diantaranya adalah wahyu kartadinata selaku ketua dewan, annisa windasari dan juga gita aprilia. 60 penari cilik ini menampilkan kebolehan yang dimilikinya, hampir semua tari yang ada di indonesia dipertujukkan. Dari amsing- masing anak memperlihatkan tari yang tidak sama dengan yang lainnya. Sehingga para juri benar- benar memberikan penilaian yang sangat rinci. Etin, julukan dari budi agustinah menyatakan bahwa penilaian dari seluruh kontestan tari ini di lakukan dengan membedakan 3 kelompok, sehingga masing- masing umur dilakukan penilaian yang tidak sama.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: