Eks Pedagang Terminal Depok Belum Dapat Kompensasi

Eks Pedagang terminal Depok belum dapat kompensasi

HarianDepok.com – Depok , Puluhan eks pedagang di Terminal Depok sampai saat ini mengaku belum mendapatkan kompensasi apapun setelah pembongkaran lapaknya pada Oktober 2014 lalu. Oleh sebab itu puluhan pedagang pun mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok untuk mengadukan nasibnya yang kini belum jelas.

Menurut Ketua Ikatan Keluarga Pedagang Terminal (IKPT), Badia Sirait, penggusuran lapak para pedagang di terminal Depok dinilai tidak adil karena pemerintah tidak memberikan kompensasi atau solusi untuk merelokasi lapak tempat mencari nafkah para pedagang.

“Tindakan penggusuran ini tidak manusiawi. Kami sudah tidak bisa lagi berjualan dan memberikan nafkah. Tindakan ini mengorbankan rakyat demi pembangunan megaproyek dengan mengabaikan hak rakyat,” kata Ketua Ikatan Keluarga Pedagang Terminal (IKPT) Depok, Badia Sirait, Kamis (29/1/2015).

Mereka juga mendesak agar DPRD Depok ikut memperjuangkan nasib pedagang karena terkesan para wakil rakyat tidak proaktif dan hanya memberikan janji palsu karena sudah hampir tiga bulan lebih belum ada bukti apapun terkait kesejahteraan pedagang di Depok.

“Sampai saat ini tidak ada tindakan DPRD Depok guna menyikapi kebijakan yang telah menyengsarakan pedagang. “Seharusnya wakil rakyat tidak boleh berdiam diri. Mereka harus pro aktif membela kepentingan rakyat,” ungkapnya.

Selain itu, ditambahkan oleh Sekretaris IKTP Depok, Juniar Simanjuntak, bahwa dari IKTP sudah sering kali mengadakan dialog dengan anggota DPRD untuk meminta dukungan agar ikut memperjuangkan nasib mereka namun rupanya hal tersebut masih belum ditanggapi dengan baik.

“Kami sudah sering datang dan audiensi dengan para anggota DPRD. Memang kedatangan kami mendapat tanggapan dengan baik, namun hingga saat ini bentuk realisasi dukungan mereka ke kami belum terlihat. Buktinya hingga scoring, Pemkot Depok belum juga peduli terhadap nasib kami,” tegas Juniar.

Sementara itu, Wakil Komisi A DPRD Kota Depok, Hamzah mengatakan, pihaknya tidak tinggal diam menanggapi laporan para pemilik kios terminal tersebut. Saat ini mereka telah memanggil pengembang terminal untuk dimintai keterangan, namun mereka belum memenuhi undangan tersebut.

“Sebelumnya kami sudah panggil pihak Pemkot Depok dan PT Andika selaku pengembang. Kami mengimbau agar pembangunan terminal jangan dulu dilakukan,” janjinya.

Menurut Hamzah, Komisi A juga akan mengeluarkan surat rekomendasi kepada pemerintah agar segera menyelesaikan masalah ini pekan depan, dengan sebelumnya diadakan rapat agar pihak-pihak yang terkait dapat merespon hal ini dengan cepat. Namun, dirinya belum dapat memastikan apakah pedagang akan mendapatkan kompensasi berupa dana segar atau relokasi.

“Sementara ini sifatnya rekomendasi. Mengenai kompensasi tunai atau relokasi itu belum dipastikan. Yang jelas, rekomendasi itu dilayangkan ke pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah ini,” terangnya.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: