Pemerintah Kota Depok Batasi Pendirian Minimarket

Pemerintah Kota Depok Batasi Pendirian Minimarket

HarianDepok.com – Depok , Pemerintah Kota Depok,membatasi pembangunan minimarket di wilayah Depok. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok menyatakan ada tiga kecamatan di Depok yang kuota pembangunan minimarketnya sudah penuh.

“Penambahan izin usaha minimarket di Kecamatan Beji, Sukmajaya dan Pancoran Mas sudah tak ada lagi” kata Martin, Staf bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok, Selasa (27/1).

Martin menjelaskan kuota minimarket di setiap wilayah disesuaikan dengan jumlah penduduk atau kepadatan. Dia menjelaskan, Depok menerapkan zonasi dalam pendirian minimarket. “Bukan jarak, tetapi berdasarkan kepadatan penduduk. Satu minimarket per enam ribu penduduk,” terangnya.

Berdasarkan data Disperindag Kota Depok hingga Desember 2014, ada 432 unit minimarket di 11 kecamatan. Kecamatan Sukmajaya merupakan wilayah dengan minimarket terbanyak, yaitu 62 unit. Dua kecamatan lainnya, yaitu Beji dengan 47 minimarket dan Sukmajaya dengan 62 minimarket.

Menurut Martin, Jumlah minimarket mungkin lebih banyak di lapangan dibandingkan data yang tercatat di Disperindag Depok. Sebab, ada minimarket ilegal di wilayah Depok yang tidak memiliki perijinan.  Dalam hal ini Disperindag pun tidak memiliki catatan minimarket-minimarket tersebut.

Pengurusan perizinan minimarket memang dilakukan melalui Disperindag. Namun, Martin menjelaskan bahwa Disperindag tidak memiliki wewenang untuk menindak minimarket-minimarket yang tidak memiliki izin usaha.

“Kami hanya memberikan teguran satu sampai tiga kali kepada minimarket tersebut. Yang menindak tetap Satpol PP.” kata Martin.

Sementara itu, terkait peraturan menteri perdagangan tentang pelarangan penjualan miras di minimarket, Martin menyatakan, Depok sudah lama menerapkan aturan tersebut. Sejak 2006, minimarket di Depok sudah dilarang menjual miras dan aturan tersebut berjalan cukup baik meskipun mungkin masih ada beberapa yang menjual miras karena tidak semua minimarket ataupun toko yang diawasi oleh Disperindag.

Untuk pengawasan ratusan minimarket dan toko terkait miras, Disperindag meminta agar semua pihak membantu dalam melaporkan apabila terjadi pelanggaran tersebut.

Selain itu juga Disperindag Kota Depok sudah menetapkan kalau minimarket yang berada di wilayah Depok dilarang buka 24 jam. “Karena hal keamanan. Untuk jam buka dari jam 10 pagi dan tutup pukul 10 malam,” imbuh Martin.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)