Anak Jarang Main Di Luar Rumah, Beresiko Kekurangan Vitamin D

Anak Jarang Main Di Luar Rumah, Beresiko Kekurangan Vitamin DHarianDepok.com – Kesehatan , Sering kali para orangtua menyuruh anak anaknya bermain di dalam ruangan, tidak sedikit anak anak yang tidak diperbolehkan bermain diluar. Faktor keamanan menjadi alasan para orangtua.

Tetapi perlu diketahui oleh para orangtua, anak anak dengan usia 2 hingga 8 tahun yang bermain di dalam ruangan beresiko kekurangan vitamin D. Padahal vitamin D sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak pada usia tersebut.

Vitamin D sangat bermanfaat untuk menjaga kadar kalsium dan fosfor untuk pertumbuhan tulang. Vitamin ini juga sangat berpengaruh terhadap ‘imunitas’ kekebalan tubuh anak. Hal tersebut diungkapkan oleh Dr.Fitra Ernawati, peneliti dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia.

Menurut penelitian yang dilakukan Fitria, proses pembentukan vitamin D pada anak sangat bergantung oleh paparan sinar matahari. Oleh karena itu sangat baik apabila anak anak bermain di luar ruangan daripada bermain di dalam rumah.

Semakin lama anak anak bermain diluar maka semakin tinggi pula kadar vitamin D dalam tubuh anak, ungkap Fitria. Maka daripada itu para orangtua dianjurkan untuk membawa anak anaknya untuk bermain di luar ruangan, agar tumbuh kembang si anak menjadi lebih baik.

Dr.Aman Pulungan, Sp.A, juga mengatakan para orang tua tidak perlu khawatir terhadap anak anak yang terkena langsung paparan sinar matahari. Karena pada genetik orang Indonesia pada umumnya membutuhkan 150 menit paparan langsung sinar matahari per hari. Beda halnya dengan ras ‘Kaukasia’ (etnis kulit putih) yang hanya membutuhkan 90 menit per harinya.

[Izl/NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: