Pengendalian Inflasi Semakin Sulit Karena Fluktuatifnya Kebijakan Harga BBM

Pengendalian Inflasi Semakin Sulit Karena Fluktuatifnya Kebijakan Harga BBM

HarianDepok.com – Bisnis , Rencana pemerintah untuk menentukan harga bahan bakar minyak (BBM) setiap dua pekan sekali dirasa akan semakin mempersulit pengendalian inflasi. Pemerintah nantinya akan sulit mengendalikan harga kebutuhan primer/ pokok. Hal ini disebabkan karena harga barang- barang kebutuhan pokok tersebut dipengaruhi oleh harga BBM.

Umar Jouro selaku Ekonom Center for Information and Development Studies (CIDES) menjelaskan bahwa, upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka memanfaatkan harga minyak dunia akan sulit untuk meredam laju inflasi. Hal ini dilontarkan oleh Jouro ketika Rapat Dengar Pendapat bersama komisi XI DPR- RI, Senin (19/1/2015).

Pasalnya, ketika harga BBM naik maka harga kebutuhan pokok akan ikut naik. Namun tidak sert- merta terjadi sebaliknya belum tentu ketika harga BBM turun harga kebutuhan bahan pokok juga akan turun.

Lebih lanjut ia mempredisikan pergerakan laaju inflasi pada tahun ini akan masih menembus level yang tinggi. Inflasi akan berkisar pada level 5 – 5,5 persen pada bulan November dan Desember 2015. Dengan adanya gambaran seperti ini, Jouro sangat berharap kepada pemerintah dan otoritas moneter mampu melakukan upaya koordinasi yang intens dan tepat sebagai upaya untuk mengendalikan harga. Upaya ini harus terus dilakukan dari awal hingga menjelang pertengahan tahun 2015 ini.

Agus Martowardoyo yang menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) memaparkan, besarnya inflasi sepanjang tahun ini akan cenderung lebih tinggi disebabkan oleh kebijakan naiknya harga BBM pada November 2014 lalu.

Agus juga menjelaskan bahwa, sepanjang tahun 2015 ini akan ada sejumlah resiko ekonomi yang masih menjadi pendorong dari laju inflasi. Perubahan harga yang ditetapkan oleh pemerintah serta gangguan pasokan pangan diprediksikan akan masih menjadi faktor utama penyebab membumbungnya inflasi. Akan tetapi ia masih memprediksikan laju inflasi pada tahun ini masih berada pada kisaran kurang lebih 4 persen.

Bambang Brodjonegoro selaku Menteri Keungan tetap optimis pemerintah akan mampu mengendalikan inflasi sepanjang tahun 2015 ini. Dalam rancanganya, pemerintah pada tahun 2015 memproyeksikan inflasi pada level 5 persen atau naik 0,6 persen dari asumsi susunan anggaran sebelumnya.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: