Sriwijaya Air Tidak Merasa Untung Dengan Kebijakan Menghapus Tiket Murah

Sriwijaya Air Tidak Merasa Untung Dengan Kebijakan Menghapus Tiket Murah

HarianDepok.com – Bisnis , Kebijakan yang diambil oleh Kementerian Perhubungan untuk menghapus tiket pesawat murah atau dengan kata lain menaikan tarif batas bawah penerbangan hingga 40 persen oleh menajemen Sriwijaya Air dianggap sebuah keputusan yang wajar. Penertiban tersebut sama sekali dirasa tidak menguntungkan bagi maskapai penerbangan yang melayani full service.

Agus Sarjono selaku Coorporate Communication Sriwijaya Air Minggu (18/1/2015) menjelaskan, sangatlah masuk akal apabila menteri Perhubungan memberikan kebijakan Permen No 91 Tahun 2014 tentang mekanisme formulasi perhitungan serta penetapan tarif batas penumpang pelayanan kelas ekonomi penerbangan di kelas ekonomi. Aturan revisi tersebut mematok tarif normal sekrang- kurangnya 40 persen dari tarif batas atas.

Lebih lanjut ia memaparkan, tidak ada yang diuntugkan dari kebijakan ini. Apa yang dilakukan oleh pemerintah hanyalah Doing Business saja. Sriwijaya Air sendiri menurutnya sangat siap melaksanakan kebijakan baru tersebut karena pihaknya sangat konsisten dengan peraturan yang ada.

Ia pun berpendapat, perjalanan/ rute dalam sebuah penerbangan adalah produk dari sebuah perusahaan maskapai penerbangan. Sebagai produk sudah sepantasnya untuk dijaga sebaik- baiknya sehingga dapat memberikan kepercayaan yang lebih. Oleh karena itu tidak boleh untuk dibuat main- main, terutama dalam hal pelayanan dan kualitas.

Sebelumnya, sebuah maskapai penerbangan diperbolehkan menjual tiket promonya dengan banting harga akan tetapi harus mengantongi izin regulator. Dan ketentuan tersebut juga tertuang dalam Permen. Tiket promo ini sendiri biasanya menjadi strategi penjualan bagi maskapai penerbangan guna mendongkrak kouta penumpang.

Pada tahun 2015 ini, Sriwijaya Air memiliki target pertumbuhan jumlah penumpang mencapai 10 persen dari realisisi sebesar 10 juta penumpang hingga akhir tahun 2014 kemarin. “setiap maskapai memiliki segmen yang loyal, oleh karena itu kita tidak perlu khawatir. Kami akan menambah pesawat sebanyak 10 Boing 737800 NG di tahun 2015 ini guna menopang raihan target lonjakan penumpang tersebut. Ujar Agus Sarjono yang menjabat sebagai Coorporate Communication Sriwijaya.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok