Wakil Bupati Dicopot Karena Kasus Suap

Wakil Bupati Dicopot Karena Kasus Suap

HarianDepok.com – Berita – Nasional – Pekanbaru , Kali ini kasus korupsi terjadi kembali, wakil bupati Marwan Ibrahim, Pelalawan telah ditetapkan menjadi tersangka kasusu polisi yang diberitakan sendiri oleh Arsadjuliandi Gubernur riau. Kabarnya telah menerima suap sebesar 1,5 milyar dengan pengadaan lahan di kota pelalawan perkantoran bakti praja. Beberapa waktu yang lalu diyatakan oleh kepala biro yang ada di riau bahwa surat keputusan telah ditandatangai oleh Plt gubernur. Yang mana surat tersebut akan dikirim ke Tjahjo Kumolo yang selaku menteri dalam negeri. Sekarang ini tinggal menunggu keputusannya untuk disetujui ataukah tidak dengan adanya surat pencopotan wakil bupati atas kasus korupsi tersebut.

Kemendari (kementerian dalam negeri), sebelumnya juga telah memberitahukan kepada gubernur riau dalam bentuk surat yang berisikan gubernur diminta oleh kemendagri untuk mengirim surat pengajuan yang berisikan pemberhentian marwan. Dan sementara itu kali ini pemerintahan riau telah mengirimkan surat tersebut dan hanya menunggu hasilnya. Di tahun 2009 yang lalu marwan ternyata juga telah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap sebesar 1,5 milyar dari BPN yang pada saat itu, dirinya masih menduduki jabatannya sebagai sekretaris daerah yang ada di kabupaten pelalawan, kasus tersebut di sebut dengan korupsi “berjamaah. Kasus korupsi sekarang ini memang bukanlah kasus pertama yang dialami oleh marwan.

Saat sidang dilakukan di tipikor, pekanbaru. Pasalnya penyuapan yang dilakukan ini, bertujuan untuk  melancarkan pembelian lahan dimana pembelian ini sudah pernah dilakukan oleh pemerintahan kabupaten di tahun 2004 hingga 2007. Perbuatan yang melanggar hukum ini, marwan terjerat pasal 2 jucto pasal 3 jo, kemudian pasal 5 ayat (2). Selanjutnya jo pasal 11 jo pasal 12 huruf (a) dan (b) jo pasal 18 Undang- Undang RO nomor 31 tahun 1999. Yang mana telah diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001. Pasal ini berisikan terkait dengan pemberantansan dari tindak pidana yang melakukan korupsi, jo pasal 55 ayat 1, ke-1 KUHP.Untuk hukuman yang secara pasti sampai saat masih belum diketahui.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)