Guna Ambil Blok Mahakam, Bank BUMN Siap Untuk Mendanai Pertamina

Guna Ambil Blok Mahakam, Bank BUMN Siap Untuk Mendanai Pertamina

HarianDepok.com – Bisnis , Perbankan milik pemerintah siap untuk mendanai investasi PT Pertamina untuk mengambil alih pengelolaan yang ada di Blok Mahakam. Nilai investasi pengelolaan blok gas tersebut yang akan diambil alih dari perusahaan asal Prancis ditaksir mencapai Rp 25 triliun/ tahunya.

Gatot M. Suwondo selaku direktur utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengungkapkan, perseroan akan siap guna mendanai proyek ambisius di Blok Mahakam, akan tetapi masih menunggu kepastian dari pengambil alihan blok itu dari  Pertamina.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selama ini  BNI belum pernah melakukan pembiayaan proyek- proyek yang baru atau greenfield yang ada di sektor minyak serta gas bumi (migas). Namun pihaknya sangat optimistis meski belum melakukan proyek pendanaan se ambisius itu.

Sesudah mengaji kekayaan proyek tersebut, Bank Negara Indonesia rencananya juga akan melihat dominasi pinjaman yang akan dikeluarkan olehnya. Apabila kebutuhan anggaranya memang besar, maka menurut Gatot kemungkinan pembiayaanya juga akan dilakukan secara sindikasi bekerja sama dengan perbankan lain.

Asmawi Syam selaku Pelaksana Tugas (Plt) direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menjelaskan, kesiapanua untuk diajak kerjasama dan membiayai prosyek tersebut dengan syarat apabila hal tersebut masih memenihi standart kelayakan untuk dibiayai oleh bank. Disisi lain juga harus ada pembicaraan lebih dulu kepada bank-bank yang lain jika pendanaan tersebut bersifat sindikasi.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Asmawi Syam. RohanHafas selaku Sekretaris Perusahaan Bank Mmdiri memaparkan, perusahaanya akan meninjau lebih dulu dan mengkajinya proyek dengan pembiayaan besar  tersebut.

Lebih lanjut ia pun menjelaskan, pengelolaan Blok Mahakam oleh perusahaan dibawah kendali negara akan dapat memberikan nilai tambah serta kedepanya akan memberikan potensi yang baik bagi Indonesia.

Untuk saat ini, blok Mahakam yang ada di Kalimantan Timur tersebut masih dkelola oleh perusahaan dari Prancis yakni Total E&P Indonesia serta Inpex dari Jepang. Ladang minyak ini pula diperkirakan masih mengandung cadangan minyak dan gas 6-8 triliun kubik/ kaki.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: