Guna Mengamankan Pasokan, Semen Indonesia Telah Menyiapkan Dana Rp 6 Triliun

Guna Mengamankan Pasokan, Semen Indonesia Telah Menyiapkan Dana Rp 6 Triliun

HarianDepok.com – Bisnis – Jakarta , PT Semen Indonesia Tbk telah menyiapkan belanja modal sebesar Rp 6 Triliun. Belanja tersebut rencananya sebagian besar akan digunakan guna mengamankan pasokan semen yang ada di Indonesia dan dipredikasikan akan mengalami kenaikan.

Agung Wiharto selaku Corporate Secretary PT Semen Indonesia tbk menuturkan, biaya tersebut terlebih dikhususkan untuk pembiayaan ekspasnsi baru di Padang dan Rembang untuk mengamankan pasokan semen di Indonesia pada tahun ini.

Lebih lanjut Agung memaparkan, pertumbuhan konsumen secara nasional di tahun ini diperkirakan akan lebih baik jika dibandingkan keterlambatan pad tahun lalu. Pertumbuhan konsumsi semen diperkirakan mencapai 5 – 6 persen pada tahun 2015 ini. Kondisi tersebut lebih tinggi 3,5 persen dari tahun lalu.

Ia pun turut optimistis kedua pabrik tersebut dapat beroprasi sesuia dengan rencana yang telah diproyeksikan oleh perusahaan. Meski ada sejumlah warga yang masih mempermasalahkan beroprasinya pabrik semen tersebut khususnya di Rembang. Permasalahan tersebut terkait izin Amdal pembangunan di wilayah tersebut.

Seluruh proses pengadaan Amdal pabrik yang ada di Rembang menurut Agung telah dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Oleh karena itu ia juga memiliki keyakinan bahwa upaya hukum yang sedang berlangsung di PTUN Jaawa Tengah dapat sesegera mungkin terselesaikan.

Pada kesempatan yang berbeda, Prof Daud Silalahi pakar lingkungan hidup dari Universitas Pdjajaran (Undap) mengungakpkan, gugatan yang dilakukan oleh masayarakat serta enam orang warga guna membatalkan izin membangun pabrik semen di daerah Rembang, Jawa Tengah tersebut di nilai terlalu dini dan terburu-buru.

Sementara itu, Agung menjelaskan izin atas lingkungan yang diberikan Pemprov Jateng untuk pembangunan pabrik semen di Rembang tersebut sudah berdasarkan prosedur dan Amdel yang bersifat ilmiah serta telah mengalami berbagai prosedur yang telah ditetapkan.

Amdel dibrerikan setelah ada perhitungan serta penilian oleh para pakar yang berkompeten pada bidangnya. Selain itu Amdel juga telah mengacu pada aturan umum yang berlaku saat ini.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: