BI dan OJK Optimis Likuiditas Keuangan Akan Membaik di Tahun ini

BI dan OJK Optimis Likuiditas Keuangan Akan Membaik di Tahun ini

HarianDepok.com – Bisnis – Jakarta , Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keungan (OJK) sangat optimis likuiditas pasar keungan akan membaik pada tahun 2015 ini. Terlebih setelah pemerintah mengambil kebijakan baru terkait di sektor energi menjelang pergantian tahun kemarin.

Kebijakan yang diambil oleh pemerintah untuk mencabut subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan tetap memberlakukan subsidi kepada solar, akan menjadikan perekonomian Indonesia lebih baik dan kuat. Muliaman D. Hadad selaku ketua OJK menjelaskan, akan terdapat ruang fisikal baru yang lebih besar guna membiayai di bidang infrastruktur serta proyek pemerintah yang lainya. Hal tersebut di nilia dapat mempercepat tumbuhnya likuiditas keungan yang da di dalam negeri.

Likuiditas yang baik, sangat membantu perbankan nasional dalam mengahadapi tantangan global. Terlebih dengan adanya kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Amerika  Serikat/ Fedd Rate, yang memiliki potensi menjadikan dana asing akan hengkang secara besar-besaran dari Tanah Air.

Lebih lanjut muliaman menjeaskan, ia berharap pada tahun 2015 ini tekanan likuiditas dapat sedikit diminimalisir, serta pertumbuhan kridit juga meningkat. Ia juga yakin meskipun terdapat volatillitas pertumbuhan ekonomi seacara global, industri keungan yang ada di Indonesia masih dapat tumbuh bahkan dapat sedikit lebih baik jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Sejumlah bank juga sudah menargetkan pertumbuhan kreditnya hingga mencapai 16 persen di dalam rencana bisinis bank (RBB). Target tersebut lebih tinggi apabila dibandingkan dengan pertumbuhan rata-rata kredit pada tahun 2014 lalu yang hanya 15 persen.

Halim Alamsyah selaku Debuti Gubernur Bank Indonesia (BI) memaparkan, dengan mengambil kebijakan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diterapkan saat ini. Pemerintah telah mengantongi dana minimal sebesar Rp 200 triliun ekspansi. Hal tersebut tentunya akan menambah likuiditas bagi perbankan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, perbankan akan sedikit lebih leluasa ketika menargetkan sasaranya. Terlebih apabila perekonomian terdorong oleh ekspansi, hal tersebut akan mencapai batas teratas yakni 14 – 16 persen. Inilah mengapa perbankan pada tahun 2015 ini diproyeksikan akan lebi optimis.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: