Hayati Lutfiah Hamid Korban kecelakaan QZ8501 telah dimakamkan

Jenazah Hayati Lutfiah Hamid

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Penemuan korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ5801 menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar Soemamik Saeran di Jalan Nila, Desa Sawotaratap, Sidoarjo, Jawa Timur. Pasalnya, keluarga ini harus kehilangan empat anggota keluarganya yang menjadi penumpang AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura.

Pesawat naas tersebut jatuh di perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah, pada Minggu (28/12/2014) lalu. Salah satu korban pesawat itu telah diidentifikasi dan merupakan anggota keluarga besar Soemamik Saeran adalah hayati Lutfiah Hamid (49), sedangkan tiga anggota keluarga lainnya yang juga menjadi korban belum ditemukan.

Hayati Lutfiah Hamid bersama Djoko Suseno (45), Naura Kanita Rosada Suseno (9), dan Soemamik Saeran berencana merayakan malam pergantian tahun baru dengan liburan k Singapura.

“Teman saya sempat diajak, Kikin. Fifi (panggilan Lutfiah) bilang mau jalan-jalan ke Singapura, biasanya mereka tahun baruan ke Malang. Tapi katanya mau spesial kali ini,” kata Rubi, salah seorang teman Lutfiah saat dijumpai di rumah duka, Kamis (1/1/2015).

Rubi dan salah seorang teman Djoko lainnya, Unang yang kala itu bertemu pada saat syukuran kepulangan perjalanan haji Lutfiah dan suaminya Djoko, merasa ada hal yang cukup aneh karena Djoko memberikan sajadah yang dibelinya di Mekkah dengan pernyataan yang seolah mengungkapkan perpisahan.

“Mas, ini sajadah untuk shalat. Siapa tahu kita enggak akan ketemu lagi, bukan maksud mendahului Tuhan loh ya,” ujar Unang menirukan pernyataan Djoko.

Hal yang sama juga dirasakan Rubi yang mendapatkan oleh-oleh air zam-zam dari Lutfiah. Saat itu, Lutfiah menyuruh anaknya, Naura untuk menyajikan air zam-zam yang dibawanya dari Haji kepada Rubi.

“Waktu Naura kasih saya gelas untuk coba air zam-zam, Fifi bilang ke anaknya untuk pakai kerudung. ‘Nak, kamu cantik lho pakai kerudung’,” kenang Rubi.

Namun pernyataan Ibunda tidak begitu direspon oleh Naura dan ia beralasan tidak memakai kerudung karena sedang berada didalam rumah.

“Kamu itu pakai kerudung cantik. Mau kapan pakainya? Pas besar? Kalau nanti Mama enggak bisa lihat kamu besar gimana?” imbuh Rubi menirukan perkataan Lutfiah.

Pada Kamis kemarin, jenazah Lutfiah yang telah diidentifikasi dimakamkan di TPU Desa Sawotaratap, yang dekat dengan rumah mertuanya, Soemamik.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)