Tahun Baru, FPI Depok Tak Akan Sweeping Miras Bila Polisi Bertindak Tegas

Tahun Baru, FPI Depok Tak Akan Sweeping Miras Bila Polisi Bertindak Tegas

HarianDepok.com – Berita, Dalam rangka tahun baru 2015, Front Pembela Islam (FPI) meminta pihak kepolisian, khususnya kepolisian Depok untuk menindak tegas para pengedar dan penjual minuman keras (Miras) yang ada di seluruh Depok, dikhawatirkan malam tahun baru 2015 nanti akan ada pesta minum minuman keras.

Habib Idrus Algadri, ketua Front Pembela Islam (FPI) Depok mengungkapkan bahwa ormas pimpinannya masih mempercayai pihak kepolisian untuk menindak para pengedar maupun penjual minum minuman keras di daerah Depok. Ia pun juga menginstruksikan kepada semua jajaran anggota anggota organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) untuk tidak merazia minuman keras sendiri.

“FPI gak akan razia minuman keras”. Tergantung siapa Kapolresnya harus amanat dan aspiratif. Saya akan menginstruksikan semua jajaran anggota anggota FPI untuk tidak melakukan razia miras sendiri, kami akan selalu berkoordinasi dengan Satpol PP dalam menindak lanjuti hal tersebut,” tegasnya.

Pimpinan FPI Depok ini justru memberikan berbagai informasi informasi mengenai pengedaran dan penjual miras di jalan Kejayaan, Sukmajaya kepada polisi untuk langsung ditindak sesuai dengan peraturan yang ada di kota Depok.

“Jangan sampai hal yang dulu mencemarkan nama baik kota Depok tercemar kembali dengan kasus yang sama, dimana waktu itu kota Depok dikejutkan dengan kasus meninggalnya beberapa pemuda setelah menenggak minum minuman oplosan”. Ujarnya.

“Banyak macam cara penjualan minuman keras  yang dilakukan oleh penjual. Salah satunya yaitu dengan berkedok sebagai warung jamu atau toko jamu, cara bertransaksinya agar tidak terlihat menonjol dengan cara dituangkan ke dalam kantong plastik lalu di masukan lagi ke dalam kantong plastik hitam, sehingga tidak terlihat seperti minuman keras”. Ungkap Habib Idrus.

Habib Idrus meminta kepada Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail untuk membuat peraturan daerah tentang minuman keras (miras) yang bisa direalisasikan di lapangan secara efektif dan berjalan terus menerus, sehingga kota Depok bersih dari peredaran minuman keras.

“Saya meminta kepada pak wali kota yang masa jabatannya hanya tinggal setahun lagi. FPI Depok ingin kota Depok tak hanya bebas dari rokok, Depok juga harus bebas dari minum minuman keras, walaupun perdanya saat ini sudah ada. Tutupnya

[MuhammadKhotib / HD]

Tags: