Parma Punya Presiden Baru Dari Rusia

Presiden Parma Mundur

HarianDepok.com – Sepakbola – Liga Italia , Dr Peter Doca mengambil alih jabatan yang tadinya dipegang oleh Tommaso Ghirardi.

Pekan lalu Parma mengumumkan kesepakatan telah terjalin antara pemilik lama, Tommaso Ghirardi, dengan pembeli berkebangsaan Rusia-Siprus. Penjualan klub ini dilakukan demi mendapatkan dana segar untuk melunasi utang-utang dan menyelesaikan masalah finansial yang menjerat.

Lewat situs resminya, Parma akhirnya memperkenalkan sang bos baru. Adalah sosok bernama Dr. Pietro Doca yang kini resmi menjabat sebagai presiden klub.

Kondisi buruk tengah menimpa Parma musim ini. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) belum lama ini menjatuhi hukuman kepada I Gialloblu sanksi pengurangan satu poin dan denda lima ribu euro akibat masalah pembayaran pajak dan keterlambatan pembayaran gaji pemain serta staf pelatih.

Ghirardi dan Pimpinan Eksekutif Parma, Pietro Leonardi tak luput dari hukuman. Keduanya disanski tak boleh terlibat dalam urusan klub selama dua bulan dan disanksi lima ribu euro.

Pihak Parma mengkonfirmasi akan mengajukan banding terkait sanksi dari FIGC. Mereka juga akan menjual saham klub guna menyokong kondisi finansial klub.

“Detail-detail dari transaksi dan struktur baru perusahaan akan diumumkan oleh pemegang saham baru dalam sebuah konferensi pers pada 19 Desember pukul 18.00 di ruang pers Stadio Ennio Tardini,” tambahnya.

“Saya senang akhirnya bisa mengumumkan kepada para penggemar Parma bahwa setelah kerja keras yang besar, pembelian telah sukses diselesaikan. Saya dan para kolega ingin bekerja untuk memastikan perusahaan penuh kejayaan ini punya masa depan solid. Saya berterima kasih kepada Tommaso Ghirardi atas komitmen dan dedikasinya selama beberapa tahun terakhir untuk kebaikan Parma,” demikian pernyataan klub tersebut.

Parma sendiri baru saja dikurangi poinnya sebagai hukuman karena telah terlambat dalam membayar gaji. Parma dikabarkan gagal memenuhi tenggat waktu pembayaran gaji yang tertunggak dan terancam mendapatkan hukuman pengurangan poin.

 

 

[NandaRiskiawan/HD]

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Internet Marketers & Penulis Konten