Dengan Kerendahan Hatinya Buffon Ogah Disebut Legenda

Gianluigi Buffo

HarianDepok.com – Sepakbola – Liga Italia , Mantan pungawa Parma yang menghabiskan masa karir sepakbolanya bersama Nyonya Tua Juventus, Gianluigi Buffon. Ia adalah pesepakbola yang dikenal dalam dunia sepakbola, namun penjaga gawang  Juventus itu justru tidak mau jika dirinya disebut sebagai legenda.

Dalam wawancaranya dengan media Spanyol, AS, Jumat (12/12) pemain veteran itu ditanya mengenai perjalan kariernya sebagai pesepak bola.

”Ini merupakan petualangan yang indah. Saya sudah berubah banyak,” kenang Buffon.

“Dulu saya masih kecil, sekarang saya sudah dewasa, lebih dewasa dan bijak dan saya harap tidak membuat banyak kesalahan. Terlepas dari itu semua, karakterisitik saya sebagai kiper pun telah berubah banyak,” ungkap pemain berjuluk Superman itu.

Mengawali karier senior pada 1995, Buffon telah hampir selama 20 tahun bermain di sepakbola level teratas. Dalam periode itu, kiper berusia 36 tahun ini sudah membuat lebih dari 700 penampilan bersama Parma dan Juventus dan 145 caps dengan Italia.

Buffon sudah mengoleksi tujuh Scudetto dan membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006. Sedangkan pencapaian pribadinya, Buffon terpilih sebagai kiper terbaik Serie A sebanyak delapan kali dan empat kali menjadi kiper terbaik versi IFFHS.

“Tidak, tidak, legenda tampaknya berhubungan dengan sesuatu yang sangat tidak manusiawi dan saya tidak seperti mereka. Saya seorang atlet dengan jiwa, dengan hati, untuk baik dan buruknya biar orang lain yang menilainya,” ujar Buffon kepada AS.

“Saya menganggap diri saya pesepakbola yang menjadi bagian dari sejarah olahraga di Italia, di Eropa dan di dunia.

Gianluigi Buffon memang memiliki karier yang cemerlang sebagai pesepak bola. Beragam trofi dari level klub hingga Piala Dunia pun pernah diraihnya. Namun, Buffon tidak mau disebut dirinya sebagai legenda.

 

 

[NandaRiskiawan/HD]

Tags:
author

Author: 

Internet Marketers & Penulis Konten