Kasus Ade Sara : Pembunuh Ade Sara di Vonis 20 tahun Penjara

Kasus Ade Sara : Pembunuh Ade Sara di Vonis 20 tahun Penjara

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Kasus pembunuhan berencana terhadap Ade Sara Angelina Suroto yang dilakukan oleh Ahmad Imam Al Hafitd dan Assyifa Ramadhani, memasuki babak baru. Vonis yang dijatuhkan kepada kedua pelaku (Hafitd dan Syifa) lebih ringan ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut pidana penjara seumur hidup.

Ketua Majelis Hakim Absoro memiliki alasan sendiri mengapa menolak tuntutan jaksa dari pihak keluarga Ade Sara yang meminta penjara seumur hidup bagi keduanya.

“Pertimbangannya karena usia mereka masih muda ya. Masih ada waktu untuk memperbaiki  diri, karena hukuman itu bukan pembalasan. Setelah dia keluar, siapa tahu bisa lebih baik lagi. Cuma 20 tahun. Masa mau dipenjara selamanya,” ujar Absoro saat ditemui usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2014) kemarin.

Namun, keputusan ini masih dapat diubah mengingat dari jaksa dan kedua tim pengacara masih belum menerima keputusan hakim. Absoro mempersilakan jaksa dan kedua tim pengacara terpidana untuk mengajukan banding jika tidak puas dengan putusan ini. Mereka diberi waktu tujuh hari untuk mempertimbangkan itu.

Syifa sendiri yang hadir pada saat persidangan, langsung menangis dan pingsan usai mendengarkan keputusan majelis hakim yang memutuskan 20 tahun hukuman penjara bagi dirinya dan hafitd.

Sedangkan orang tua Syifa dan Hafitd merasa keputusan hakim masih belum adil. Keduanya meminta kepada pengacara agar mengajukan banding terkait kasus yang melibatkan anaknya. Kedua pengacara Syifa dan Hafitd akan mengajukan banding karena menurutnya keputusan hakim tidak sesuai dengan bukti-bukti yaitu tentang pembunuhan berencana, karena yang terjadi adalah hanya tindakan penganiyaan yang mengakibatkan kematian.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa Undang-undang pidana tentang pebunuhan berencana adalah hukuman mati atau kurungan penjara seumur hidup. Sedangkan penganiyaan yang mengakibatkan kematian hanya kurungan penjara minimal 10 tahun atau penjara seumur hidup sesuai dengan bukti-bukti kejahatan.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: