PSS Sleman dan PSIS Semarang Siap Menerima Sanksi Terkait Banding Yang Ditolak

Banding Ditolak Komisi Banding PSSI

HarianDepok.com – Sepakbola – Nasional , Hampir semua hukuman yang berlaku kedua kesebelasan tetap berlaku, seperti skorsing satu tahun percobaan sampai seumur umur, juga denda maksimal Rp200 juta. Namun ada juga yang berkurang hukumannya seperti para pemain cadangan kedua kesebelasan.

Komisi Banding PSSI resmi menolak permohonan PSS Sleman dan PSIS yang menjadi tersangka utama dalam kasus Sepakbola Gajah. Penolakan itu secara resmi diungkapkan setelah Komisi Banding PSSI menggelar sidang banding.

Awank menjadi salah satu pemain inti dalam laga ‘Sepakbola Gajah’ antara PSS Sleman dan PSIS Semarang. Sejumlah sanksi sudah diberikan Komisi Hukum PSSI.

Dalam perjalanannya, kedua tim mengajukan banding. Nah, Komisi Banding PSSI melalui Alfred Simanjuntak mengatakan bahwa Komisi Banding tak mengabulkan permohonan banding tersebut.

“Saya belum tahu hasil dari komisi banding, jadi ya belum bisa berkomentar banyak. Saya juga tidak membaca berita-berita lagi terkait peristiwa itu, mengikuti (berita) malah tambah pusing.

“Yang pasti saya yakin manajemen akan bertanggung jawab dengan mengusahakan untuk membela kami. Kebetulan ada pertemuan dengan manajer besok,” ucap gelandang 29 tahun itu.

“Kami sudah memeriksa berkas permohonan banding mereka. Tapi kami putuskan untuk tidak mengabulkan permohonan banding mereka karena kami menilai sanksi sudah sesuai. Jadi, keputusan Komisi Disiplin semakin menguatkan,” ungkap juru bicara Komisi Banding PSSI, Alfred Simanjuk, ketika dihubungi wartawan, Selasa (9/12).

Hanya pemain cadangan kedua kesebelasan hanya diberikan hukuman percobaan karena hanya melihat kejadian dan tidak terlibat langsung. Artinya, jika dalam kurun waktu tertentu melakukan kesalahan serupa, mereka bisa dihukum lebih berat lagi.

Sejumlah sanksi sudah diberikan Komisi Hukum PSSI kepada PSS Sleman dan PSIS Semarang terkait banding yang ditolak oleh Komisi Banding PSSI

 

 

[NandaRiskiwan/HD]

Tags:
author

Author: 

Internet Marketers & Penulis Konten