Kurikulum 2013 Resmi Diberhentikan Oleh Mendikbud Anies Baswedan

anies baswedan

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengirimkan surat edaran yang berisi keputusan terntang penghentian Kurikulum 2013 ke semua sekolah di seluruh Inonesia. Berdasarkan keputusan tersebut maka tiap sekolah akan kembali menggunakan kurikulum 2006.

Anies menerangkan, kementrian telah mengirimkan surat edaran tersebut telah paa sabtu (6/12/2014) kemarin, sehingga kepala sekolah dan guru bisa mulai kembali menyiapkan kurikulum 2006 di semester genap.

Namun keputusan penghentian pelaksanaan kurikulum 2013 hanya berlaku bagi sekolah-sekolah yang belum menjalankan kurikulum 2013 selama tiga semester. Bagi sekolah yang telah menggunakan kurikulum 2013 lebih dari tiga semester, maka sekolah tersebut akan tetap menggunakannya sampai ada keputusan lebih lanjut dan dijadikan percontohan bagi sekolah-sekolah lain.

“Saat ini ada 6.221 sekolah yang masih pakai Kurikulum 2013, rinciannya 2.598 SD, 1.437 SMP, 1.165 SMA, dan 1.021 SMK,” kata Anies.

Untuk itu, menurut Anies, Kurikulum 2013 bisa terus dimatangkan konsep dan metode pengajarannya di sekolah-sekolah yang dijadikan percontohan. JIka dapat berkembang dengan baik, metode hingga guru-guru yang mengajar di sana nantinya akan menjadi patokan bagi sekolah-sekolah lain yang belum menggunakan Kurikulum 2013 dan ingin mengikuti konsep kurikulum 2013.

Ia menerangkan bahwa masalah pada Kurikulum 2013 masih banyak, dan harus segera diperbaiki secara bertahap. Karena menurutnya, masalah Kurikulum 2013 bersifat konseptual. Misalnya, seperti ketidakselarasan ide dengan desain kurikulum serta ketidakselarasan antara gagasan dan isi buku teks. Anies juga menambahkan bahwa sekolah-sekolah tidak perlu khawatir untuk kembali menggunakan kurikulum 2013 karena dalam kurikulum 2006 telah ada konsep-konsep dan metode-metode kurikulum 2013.

“Intinya, kreativitas dan keberanian guru untuk berinovasi itu kunci bagi pergerakan pendidikan Indonesia,” ujar mantan rektor Universitas Paramadina itu

Dengan demikian, sebenarnya tidak begitu masalah untuk menjalankan kurikulum 2006 ataupun kurikulum 2013 karena pada saat ini sistem pendidikan yang dapat memajukan bangsa adalah yang dapat membuat anak-anak memahami konsep dan bukan sekedar menghapal.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: